BANTENRAYA.COM – Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Banten, menyelenggarakan Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah (Muswil) III FPPTI Banten Tahun 2026 di Universitas La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Kegiatan ini mengusung tema “Smart Leadership for Library Accreditation: Strategi Manajerial Kepala Perpustakaan Menuju Akreditasi Perpustakaan Unggul”.
Tema ini sebagai respons atas tantangan peningkatan mutu, dan akreditasi perpustakaan perguruan tinggi di tengah dinamika transformasi pendidikan tinggi.
Ketua FPPTI Wilayah Banten Orisa Mahardhini dalam sambutannya menegaskan, akreditasi perpustakaan saat ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan instrumen, tetapi juga menuntut kepemimpinan kepala perpustakaan yang adaptif, visioner dan strategis.
BACA JUGA: Anak Kecil yang Tertimpa Pembatas di Masjid Sudah Pulih, Sang Ibu Bantah Meninggal
Di lokasi yang sama, Ketua Umum FPPTI Pusat Mariyah menekankan pentingnya peran FPPTI sebagai wadah kolaborasi nasional, dalam penguatan kapasitas perpustakaan perguruan tinggi.
Ia juga mengapresiasi konsistensi FPPTI Banten, dalam menyelenggarakan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan anggotanya.
Sementara itu, Rektor Universitas La Tansa Mashiro H. Sholeh yang membuka kegiatan ini menyampaikan dukungannya bahwa Universitas La Tansa Mashiro mendukung penuh terhadap penguatan peran perpustakaan sebagai jantung akademik perguruan tinggi.
Seminar nasional ini menghadirkan Agus Rifai yang merupakan Kepala Perpustakaan UIN Jakarta sekaligus Asesor Akreditasi Perpustakaan, sebagai narasumber utama.
BACA JUGA: Dindikbud Cilegon Bantu Ratusan Warga Tempuh Pendidikan Kembali Lewat Program Sekole Maning Lur
Pentingnya Peran Kepala Perpustakaan untuk Mencapai Akreditasi Unggul
Dalam paparannya, Agus menekankan pentingnya peran manajerial kepala perpustakaan dalam menyiapkan kebijakan, sumber daya, serta budaya mutu untuk mencapai akreditasi unggul.
Diskusi dipandu oleh Iskandar, Kepala Perpustakaan Universitas Buddhi Dharma. Adapun seminar ini dihadiri oleh sejumlah perpustakaan perguruan tinggi dan sekolah di Lebak, Padeglang, Cilegon, serang, Tangerang, Jakarta dan bahkan Magelang.
Selain seminar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Wilayah III FPPTI Banten, yang menjadi forum laporan kinerja kepengurusan periode 2022-2025 serta memilih ketua periode berikutnya.
Muswil ke III ini memilih kembali Orisa Mahardhini sebagai Ketua FPPTI Banten periode 2026-1019. Diharapkan kedepan FPPTI Banten semakin dapat menunjukan soliditas serta meningkatkan kolaborasi antarperpustakaan perguruan tinggi di wilayah Banten.
BACA JUGA: Temukan Banyak Pelanggaran, KPK Minta Pemprov Banten Perketat Pengawasan Tambang
Sebagai bentuk penguatan nilai kearifan lokal, kegiatan ini turut dirangkai dengan agenda Literasi Budaya Baduy Luar, yang bertujuan memperluas perspektif peserta tentang peran perpustakaan dalam pelestarian budaya dan literasi berbasis lokal.
FPPTI Wilayah Banten menyampaikan apresiasi kepada Universitas La Tansa Mashiro sebagai tuan rumah, seluruh narasumber, mitra pendukung, serta panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Diharapkan, hasil seminar dan muswil ini dapat menjadi pijakan konkret dalam mendorong terwujudnya perpustakaan perguruan tinggi yang unggul, terakreditasi, dan berdampak. ***



















