Kamis, 5 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 5 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

11 Warga Banten Jadi Korban Tanah Longsor Tambang Biji Timah di Bangka

Darjat Nuryadin Oleh: Darjat Nuryadin
4 Februari 2026 | 22:05
Tim SAR tengah melakukan pencarian terhadap 1 orang korban longsor tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu, 4 Februari 2026. (Basarnas)

Tim SAR tengah melakukan pencarian terhadap 1 orang korban longsor tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu, 4 Februari 2026. (Basarnas)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Sebanyak 11 orang warga Provinsi Banten menjadi korban tanah longsor tambang biji timah di Desa Pemali Bangka, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari 11 orang itu, 6 orang meninggal dunia, 4 orang selamat, dan 1 orang lainnya masih dalam pencarian.

Berdasarkan data yang diperoleh Banten Raya dari petugas Basarnas Bangka Belitung, identitas empat korban selamat yaitu Ecek, Asep, Mani dan Sainan.

Korban meninggal dunia yaitu Abat, Samson, Sanam, Abeng, Alex dan Manaf, serta 1 orang masih dalam pencarian.

11 orang itu merupakan warga Kampung Cisiih, Desa Situregen, Kecamatan Panggaranan, Kabupaten Lebak, dan warga Desa Ciseureuheun, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang Danu Wahyudi mengatakan, peristiwa yang menimpa 11 warga Banten itu terjadi di kawasan eks Tambang Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, pada Senin, 2 Februari 2026.

BACA JUGA: Kenalkan Realme Neo 8, Si Raja Killer Awal Tahun 2026

“Semua korban warga Banten, mayoritas asal Pandeglang,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Danu, tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat sejumlah pekerja sedang melakukan aktivitas penambangan menggunakan alat berat.

Diduga, kontur tanah di lokasi tidak stabil hingga menyebabkan tanah longsor dan menimbun para pekerja beserta alat berat yang sedang beroperasi.

“Saat kejadian nggak hujan, kontur tanah yang tidak stabil,” ujarnya.

Danu mengungkapkan, saat ini tim SAR Gabungan masih melakukan proses pencarian terhadap 1 korban yang belum ditemukan, dengan menggunakan alat berat.

“Ada 4 alat berat, tinggal 1 korban yang belum ditemukan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Disangka Hewan Buas, Binturong Satwa Dilindungi Tewas Dijerat dan Ditembak di Pandeglang

BACAJUGA:

Mauro Ziljstra menjadi pemain baru Persija Jakarta

Bangun Tim yang Lebih Kuat, Persija Jakarta Resmi Datangkan Mauro Ziljztra

4 Februari 2026 | 16:30
Para pemain PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Vs Persis Solo FC, Derbi Mataram Milik Siapa?

4 Februari 2026 | 16:17
jadwal pertandingan Pekan 20 Super League

Jadwal Pekan 20 Super League 2025-2026, Persib Bandung Akan Hadapi Barisan Mantan di GBLA

4 Februari 2026 | 15:25
Carabao Cup Manchester City vs Newcastle United

Carabao Cup Manchester City vs Newcastle United, The Citizens Percaya Akan Kembali Raih Kemenangan

4 Februari 2026 | 15:01

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Mikel Rachman Junika memastikan, pihaknya akan mengoptimalkan upaya pencarian untuk menemukan korban terakhir.

Namun, kondisi medan yang tidak stabil menjadi kendala utama di lapangan.

“Pencarian terhadap para penambang kami lakukan semaksimal mungkin. Semalam tiga orang berhasil ditemukan, sehingga kini tersisa satu penambang yang masih dalam pencarian,” katanya.

Mikel menambahkan bahwa area pencarian memiliki risiko tinggi karena kondisi tanah yang labil dan terus bergeser. Untuk mempercepat proses evakuasi material longsor, sebanyak empat unit alat berat ekskavator telah diterjunkan ke lokasi hingga sore ini.

“Tanah di sekitar area pencarian terus bergeser hingga cukup menyulitkan. Namun, kita akan mengupayakan semaksimal mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan tim rescue yang bekerja. Semoga korban dapat segera ditemukan,” tandasnya.***

Editor: Gillang Mubarok
Tags: BangkaBantenbiji timahtanah longsor
Previous Post

519 Hektare Tanaman Padi di Kabupaten Serang Gagal Panen

Next Post

Dua Bulan, BPRSCM Buka 8.000 Rekening Baru

Related Posts

Mauro Ziljstra menjadi pemain baru Persija Jakarta
Nasional

Bangun Tim yang Lebih Kuat, Persija Jakarta Resmi Datangkan Mauro Ziljztra

4 Februari 2026 | 16:30
Para pemain PSIM Yogyakarta
Nasional

PSIM Yogyakarta Vs Persis Solo FC, Derbi Mataram Milik Siapa?

4 Februari 2026 | 16:17
jadwal pertandingan Pekan 20 Super League
Nasional

Jadwal Pekan 20 Super League 2025-2026, Persib Bandung Akan Hadapi Barisan Mantan di GBLA

4 Februari 2026 | 15:25
Carabao Cup Manchester City vs Newcastle United
Nasional

Carabao Cup Manchester City vs Newcastle United, The Citizens Percaya Akan Kembali Raih Kemenangan

4 Februari 2026 | 15:01
anak kecil
Nasional

Anak Kecil yang Tertimpa Pembatas di Masjid Sudah Pulih, Sang Ibu Bantah Meninggal

4 Februari 2026 | 10:34
Wisata Budaya di Banten
Nasional

Bikin Candu! 3 Wisata Budaya di Banten Ini Cocok Jadi Destinasi Liburan Akhir Pekan

4 Februari 2026 | 08:00
Load More

Popular

  • eselon II Pemkot Cilegon

    Daftar 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon yang Dijamin Tak Kena Mutasi Gelombang I Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dilantik Walikota Cilegon Robinsar, Ini Nama 14 Pejabat Eselon II Terpilih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Kecil yang Tertimpa Pembatas di Masjid Sudah Pulih, Sang Ibu Bantah Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gratiskan PBB-P2 dengan Nilai di Bawah Rp50.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi 14 Pejabat Eselon II Kota Cilegon Bakal Dilantik, Bendahara Daerah Dikosongkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi dan Mutasi Pejabat di Lebak Belum Jelas, ASN Mulai Resah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terdampak Perang Rusia dan Ukraina, Perusahaan di Kabupaten Serang Tutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beri Full Pelayanan, Pemkot Serang Siap Bentuk UPTD Royal Baroe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Pejabat Eselon II Cilegon, 6 Jabatan Bakal Dikosongkan dan Tetap Plt

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Direktur BPRS CM M Yoka Dhesthuraka memberikan penjelasan soal literasi keuangan sambil menyampaikan produk tabungan, Rabu, 4 Februari 2026. (Dok BPRSCM)

Dua Bulan, BPRSCM Buka 8.000 Rekening Baru

4 Februari 2026 | 22:13
Tim SAR tengah melakukan pencarian terhadap 1 orang korban longsor tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu, 4 Februari 2026. (Basarnas)

11 Warga Banten Jadi Korban Tanah Longsor Tambang Biji Timah di Bangka

4 Februari 2026 | 22:05
Salah seorang petani sedang mengolah lahan sawah miliknya yang terendampak banjir di salah satu kecamatan di Kabupaten Serang, belum lama ini. (Andika/Bantenraya.com)

519 Hektare Tanaman Padi di Kabupaten Serang Gagal Panen

4 Februari 2026 | 21:33
Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin diwawancarai wartawan di Kota Serang. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Dinkes Kota Serang Klaim Virus Nipah Tak Masuk Ibukota Provinsi Banten

4 Februari 2026 | 21:24

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda