BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3APK2KB Kota Cilegon melakukan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kota Cilegon 2025 di Kecamatan Cibeber pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Rapat Koordinasi dihadiri Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Lia Nurlia Mahatma, Camat Cibeber Sofan Maksudi, beserta jajarannya dan sejumlah elemen warga di Aula Kecamatan Cibeber.
Camat Cibeber Sofan Maksudi mengaku pihaknya sangat mendukung program penurunan stunting.
“Para kader yang setia mendukung program Pemerintah Kota Cilegon serta Puskesmas, kami ucapkan terima kasih. Penanganan stunting ini harus memahami akar masalahnya harus diatasi sejak dini,” kata Sofan.
Baca Juga: Info Lowongan Kerja Banyak Posisi di Medion Group, Terbuka untuk Lulusan SMA
Menurut Sofan, akar masalah stunting seperti di masa kehamilan.
“Dari masa hamil, kemudian masa perkembangan anak, ini perlu diidentifikasi. Kita anggaran terbatas, apalagi sekarang terkena efisiensi,” paparnya.
Sofan menuturkan, jumlah stunting di Kecamatan Cibeber ada 130 anak data terbaru Februari 2025.
“Cikerasi 21 anak, Bulakan 20 anak, Kalitimbang 18 anak, Karang Asem 35 anak, Cibeber 15 anak, Kedaleman 21 anak,” urainya.
Sofan menambahkan, dengan adanya Rapat Koordinasi bersama DP3AP2KB Cilegon diharapkan peserta bisa turut mencegah stunting.
Baca Juga: Bersama Dubas Banten, Kelompok 33 KKN Untirta Bikin Kelas Literasi
“Kita terus memenuhi standar gizi masyarakat dari masa hamil dampai perkembangan anak harus terkontrol,” tuturnya.***

















