BANTENRAYA.COM – Politisi Partai Gerindra yang juga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Cilegon menyoroti soal program 5.000 wirausaha baru dari Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon.
Program tersebut diminta harus ada kajian serius untuk bisa merealisasikannya.
Sebab, sampai saat ini progam yang diandalkan masih sebatas pinjaman modal yang nilainya kecil bagi masyarakat.
5.000 wirausaha tersebut jangan sampai hanya menjadi lips service pemerintah saja, terdengar bagus tapi tidak pada faktanya.
“Menciptakan 5.000 wirausaha baru memang ini harus dikaji ulang sudah efektif apa belum. Kalau soal dana yang digulirkan kepada UMK setiap tahun itu kan sudah ada dari dulu, cuma kan ini judulnya menciptakan wirausaha baru,” kata Wakil Ketua IV DPRD Kota Cilegon Ahmad Aflahul Aziz pada Banten Raya Jumat 20 Februari 2026.
BACA JUGA: Bupati Pandeglang Ajak Warga Ramaikan Bazar Ramadan Porwan, 60 UMKM Turut Terlibat
Aziz meminta pemerintah serius dalam mewujudkan program tersebut, sehingga itu bisa menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam hal bantuan diharapkan tidak hanya sekedar bantuan pinjaman modal saja. Namun, juga berupa fasilitas lainnya.
“Jangan hanya bantuan pinjaman modal saja. Jadi harus ada fasilitas yang diberikan secara nyata untuk menumbuh kembangkan wirausaha, sehingga bisnisnya bisa maju dan berkambang,” ucapnya.***
















