Jumat, 20 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

58 Persen Belum Tersertifikasi, ATR BPN Percepat Legalitas 900 Ribu Tanah Wakaf

Akhmad Raffi Oleh: Akhmad Raffi
20 Februari 2026 | 19:41
Menteri ATR/BPN dan Gubernur Banten saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf di kantor MUI Provinsu Banten. Jumat, 20 Februari 2026. (Raffi/Bantenraya.com)

Menteri ATR/BPN dan Gubernur Banten saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf di kantor MUI Provinsu Banten. Jumat, 20 Februari 2026. (Raffi/Bantenraya.com)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional atau ATR BPN mempercepat sertifikasi tanah wakaf secara nasional.

Pasalnya, dari total sekitar 900 ribu bidang tanah wakaf, 58 persen diantaranya belum memiliki sertifikat resmi.

Rendahnya capaian legalitas ini dinilai berpotensi memicu konflik hukum di kemudian hari.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid mengatakan, hingga saat ini baru sekitar 468 ribu bidang atau 42 persen tanah wakaf yang tersertifikasi.

Angka tersebut masih jauh di bawah capaian sertifikasi tanah non-wakaf melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL yang telah mencapai 79 persen secara nasional.

“Yang tersertifikasi 42 persen. Kalau yang non-wakaf secara nasional PTSL sudah di angka 79 persen. Ini baru 42 persen, di bawah rata-rata nasional masalahnya,” kata Nusron saat memberikan sertifikat tanah wakaf di Provinsi Banten, Jumat, 20 Februari 2026.

BACA JUGA: Pengerajin Genteng Tanah Liat Bakal Produksi Lebih Banyak Lagi

Menurut Nusron, tanah wakaf merupakan pelepasan hak milik individu menjadi aset publik umat Islam.

Oleh karena itu, kepastian hukum atas status tanah menjadi hal mendasar agar tidak menimbulkan persoalan di masa depan.

Ia mengingatkan, nilai tanah yang terus meningkat dapat memperbesar potensi sengketa, terutama dari pihak keluarga wakif jika dokumen legalitas tidak tuntas.

BACAJUGA:

Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15
Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani membuka Bazaar Ramadan Kadaharan Buka Puasa Porwan Pandeglang, Jumat 20 Februari 2026. (Muhaemin/Bantenraya.com)

Bupati Pandeglang Ajak Warga Ramaikan Bazar Ramadan Porwan, 60 UMKM Turut Terlibat

20 Februari 2026 | 19:29

“Kendala utama percepatan sertifikasi itu berada pada aspek administrasi. Banyak tanah wakaf yang belum memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW), atau dokumen tersebut hilang karena wakif telah meninggal dunia dan tidak terdokumentasi secara baik. Sehingga itu yang menyebabkan prosesnya lambat,” jelasnya.

Nusron menuturkan, untuk mengatasi hambatan tersebut, pihaknya telah membuka terobosan baru melalui mekanisme Sidang Isbat Wakaf guna mempercepat legalisasi aset wakaf yang belum lengkap secara administratif.

BACA JUGA: BPN Pandeglang Targetkan 8.450 Bidang Tanah Warga Tersertifikasi

Menurutnya, upaya ini dinilai penting seiring dengan meningkatnya pembangunan masjid, mushola, dan fasilitas ibadah lain di atas tanah wakaf.

Tanpa sertifikasi, kata dia, aset keagamaan tersebut rentan terhadap sengketa kepemilikan.

Lebih lanjut Nusron menegaskan, percepatan sertifikasi bukan sekadar target administratif, melainkan upaya mencegah konflik sosial di kemudian hari.

“Kalau enggak segera dituntaskan sertifikasi dan kepastian hukumnya, kemudian makin hari tanah itu harganya makin meningkat, saya khawatir itu akan menjadi konflik. Terutama konflik dari keluarga yang dulunya memberikan tanah tersebut,” pungkasnya.***

Editor: Gillang Mubarok
Tags: Nusron WahidPTSLSertifikasitanah wakaf
Previous Post

Bupati Pandeglang Ajak Warga Ramaikan Bazar Ramadan Porwan, 60 UMKM Turut Terlibat

Next Post

Merdeka Institute Kecam Teror Terhadap Ketua BEM UGM

Related Posts

Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)
Daerah

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)
Daerah

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)
Daerah

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15
Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani membuka Bazaar Ramadan Kadaharan Buka Puasa Porwan Pandeglang, Jumat 20 Februari 2026. (Muhaemin/Bantenraya.com)
Daerah

Bupati Pandeglang Ajak Warga Ramaikan Bazar Ramadan Porwan, 60 UMKM Turut Terlibat

20 Februari 2026 | 19:29
Gubernur Banten Andra Soni saat mengikuti cek kesehatan gratis atau CKG di Pos Kesehatan Merah Putih Taman Sari, Kota Serang, belum lama ini. (dok Pemprov Banten)
Daerah

Hipertensi dan Diabetes Dominasi Hasil CKG di Banten, Banyak Warga Usia Produktif Jadi Penderita

20 Februari 2026 | 18:47
Pembukaan entry meeting pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK RI, Kamis, 19 Februari 2026. (Dok Pemprov Banten)
Daerah

Pemprov Banten Targetkan WTP pada LKPj APBD 2025, OPD Diminta Kooperatif

20 Februari 2026 | 18:12
Load More

Popular

  • Samsung Galaxy A57

    Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Cilegon Beri Bocoran 4 Titik Operasi Lalu Lintas, Ramadan Jangan Coba-coba Langgar Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎Pemkot Serang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tekankan Puasa Tidak Menganggu Rutinitas Pekerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dewan Cilegon Minta Pemerintah Kaji Ulang Penurunan NJOP Industri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SD Negeri Banjarsari 5 Kota Serang Berjaya di OSN, O2SN dan FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Perang Komentar SEAblings vs Knetz, TikToker Lansia Ini Kena Imbas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News, Tabrak Truk di Stasiun Poris, KA Bandara Anjlog

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15
Mulia Siregar, selaku Direktur Eksekutif Merdeka Institute. (DOkumentasi Pribadi)

Merdeka Institute Kecam Teror Terhadap Ketua BEM UGM

20 Februari 2026 | 20:05

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda