BANTENRAYA.COM – Kelompok 28 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), yang bertugas di Desa Tegal Kecamatan Cikedal, menghadirkan sebuah solusi pengelolaan sampah lewat “Rocket Stove”, yang dirancang sebagai inovasi pembakaran sampah minim emisi.
Rocket Stove ini adalah alat teknologi tepat guna yang dirancang untuk mengatasi permasalahan sampah dan polusi udara akibat pembakaran terbuka.
Dengan desain yang efisien dan ramah lingkungan, alat ini memanfaatkan prinsip pembakaran panas tinggi dalam ruang terbatas sehingga asap yang dihasilkan jauh lebih sedikit.
Baca Juga: Mahasiswa HMI Cilegon Terobos Ruang Rapat Paripurna, Robinsar: Itu Bentuk Demokrasi
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat Kelompok 28 KKM Uniba, dimana mahasiswa bertugas tak hanya memberikan solusi teknis tetapi juga edukasi.
Mereka memberikan demonstrasi langsung tentang cara kerja Rocket Stove kepada warga sekitar.
Demonstrasi ini disertai penjelasan tentang keuntungan lingkungan, terutama pengurangan emisi serta efisiensi penggunaan energi saat membakar sampah rumah tangga.
Salah seorang anggota Kelompok 28 KKM Uniba Bagas Abdurrohman berharap alat ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat untuk membuang sampah secara aman tanpa mencemari udara.
“Rocket Stove tidak hanya efisien, tapi juga mendorong kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih bertanggungjawab,” katanya, kemarin,
Respons dari warga sangat positif. Mereka menyadari bahwa selama ini banyak sampah dibakar secara terbuka, menimbulkan asap tebal hingga berisiko kesehatan.
Baca Juga: Legislator Tekankan Peran Inspektorat sebagai Garda Terdepan Cegah Korupsi
Dengan hadirnya Rocket Stove, mereka mendapat alternatif yang lebih bersih dan efisien.
Di lokasi yang sama Ahmad Hilmy, Anggota Kelompok 28 KKM Uniba menyampaikan, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil.
Jika setiap orang mau berbuat sesuatu untuk lingkungannya, maka masa depan yang bersih dan sehat bukan lagi sekadar impian.
Baca Juga: Dijanjikan Terbit Oktober, 2.900 Honorer Banten Masih Harap-harap Cemas Menanti SK PPPK
Sebagai hasil akhir kegiatan, Kelompok 28 KKM Uniba menyerahkan Rocket Stove buatan sendiri kepada warga, untuk digunakan secara langsung dalam mengelola sampah.
Inovasi ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi masyarakat sekaligus solusi praktis pembakaran sampah yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.
Dengan adanya Rocket Stove ini, warga dapat mengurangi kebiasaan membakar sampah secara terbuka, menjaga kualitas udara, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. ***















