BANTENRAYA.COM – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kabupaten Lebak mengungkapkan kondisi riil pegawai paruh waktu di Lebak yang hingga kini belum mencapai taraf hidup sejahtera.
Forum PPPK Paruh Waktu Lebak masih menemukan anggotanya yang hanya mendapatkan gaji sebesar Rp500 ribu, khususnya guru dan tenaga pendidik (tendik).
“Tingkat kesejahteraan PPPK PW di Kabupaten Lebak masih memprihatinkan, terutama guru dan tendik yang gajinya hanya Rp500 ribu,” kata Ketua Forum PPPK Paruh Waktu Lebak, Robby Iswandi, Kamis, 5 Februari 2026.
Untuk itu, Forum PPPK Paruh Waktu Lebak kemudian meminta dukungan ke DPRD Kabupaten Lebak agar pegawai Paruh Waktu bisa diprioritaskan dalam seleksi CASN mendatang.
Menurut Robby, peralihan pegawai Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu merupakan keharusan untuk meningkatkan kesejahteraan para pegawai.
BACA JUGA: Viral Momen Guru Banjir Pujian Usai Biarkan Sang Murid yang Tertidur di Kelas
“Kami meminta pengisian formasi PPPK Penuh Waktu ke depan diprioritaskan dari PPPK Paruh Waktu, jangan dari seleksi CASN formasi umum dulu, supaya berkeadilan,” ujar dia.
Robby menegaskan, hal itu sendiri merupakan aspirasi dari 3.473 PPPK Paruh Waktu Lebak yang bekerja di berbagai OPD, Sekolah, Puskesmas dan Unit Kerja.
“Aspirasi itu kemudian kita sampaikan ke Ketua DPRD Lebak dan kita juga sudah layangkan surat ke Bupati. Mudah-mudahan Bupati menyetujui,” imbuhnya.
Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari menyambut baik aspirasi dari Forum PPPK Paruh Waktu.
Juwita menyampaikan siap mendukung prioritas pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke PPPK Penuh Waktu melalui formasi khusus pada seleksi CASN mendatang.
BACA JUGA: Tidar Sport Day Jadi Agenda Kaderisasi dan Perkuat Tim Pengurus Daerah Banten
“Kami DPRD Kabupaten Lebak mencatat dan mendorong aspirasi PPPK PW untuk menjadi prioritas diangkat ke PPPK Penuh Waktu, yaitu melalui formasi khusus dalam Seleksi CASN,” kata Juwita.***















