BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar telah berkomitmen akan segera memperbaiki sebanyak 2.100 rumah tidak layak huni atau rutilahu selama masa jabatannya.
Diketahui data rutilahu di Kota Cilegon sampai 2026 ini masih terdapat sebanyak 2.100 unit.
Walikota Cilegon Robinsar telah memaparkan data rutilahu tersebut bersamaan dengan kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala BKKBN RI Wihaji dalam rangka konsolidasi penguatan kader pendamping keluarga di Lapangan Dinas Sosial, Kelurahan Cikerai pada Kamis, 5 Februari 2026.
Robinsar mengatakan, dirinya berkomitmen akan membantu perbaikan 2.100 rutilahu di Kota Cilegon sampai masa jabatannya selesai.
“Ternyata ada 2.100 rumah yang tidak layak, semuanya InsyaAllah akan diperbaiki di masa jabatan saya,” katanya kepada awak media di Lapangan Dinas Sosial, Kelurahan Cikerai, Kamis 5 Februari 2026.
BACA JUGA: Foam Party Seru Bersama si Buah Hati di Pesona Krakatau Cottage and Hotel
Ia mengaku, sebelumnya, ia melihat video dan sangat tersentuh hatinya karena melihat warga Kota Cilegon masih ada yang tidak memiliki rumah yang layak.
Dirinya tak menyangka masih banyak dari warga Kota Cilegon yang masih memiliki rutilahu.
“Video penayangan itu ada warga Cilegon yang rumahnya tidak layak, hati saya tersentuh. Ternyata masih banyak warganya yang rumahnya tidak layak,” terangnya.
Secara bertahap pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemkot Cilegon.
Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon akan melakukan perbaikan Rtuilahu di Kota Cilegon.
BACA JUGA: Rutilahu Jadi Prioritas Pembangunan Salira Pokmas Kebonsari
“Saya berkoordinasi dengan Dinas Perkim dan terdata 2.100 rumah yang tidak layak huni, bertahap akan dilakukan perbaikan,” ungkapnya.
Selain itu, Robinsar juga berkomitmen akan menjalankan program dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian.
“InsyaAllah apa yang menjadi tugas dari Pak Presiden dan Pak Menteri yang menjadi kewenangan kami akan kami tuntaskan di Kota Cilegon,” pungkasnya.***















