BANTENRAYA.COM-Kelompok 79 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba) menggelar Seminar Nasional di bidang hukum. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Bank Indonesia sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren As Salimiyah, Desa Sidoko, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. Seminar ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, serta para pemilik yayasan Pondok Pesantren As Salimiyah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Faisal Yusuf M.S dan A. Mulyana, perwakilan dari Kecamatan Gunung Kaler, Muhajir dan H. Ubaidillah, Ketua Yayasan Pondok Pesantren As Salimiyah dan Suhegip Susanto Antoro, mewakili pemerintah desa.
Baca Juga: Dinsos Kota Serang Salurkan Bantuan KUBE FM di Tiga Kelurahan
Seminar Nasional tersebut mengangkat tema “Mengenal Rupiah Melalui Nilai Pancasila dan Undang-Undang No.7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang”. Seminar yang diikuti oleh 200 peserta ini menghadirkan Pringgo Wijayadari Bank Indonesia sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Vina Karina Putri beserta tiga dosen pendamping KKM, yaitu Ayang Fristia, Andriani Satiwardani dan Syarifudin yang memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa dalam pelaksanaan seminar.
Dalam sesi diskusi, Bank Indonesia juga berperan aktif dengan memberikan gift souvenir yang cantik bagi peserta yang berpartisipasi dalam tanya jawab, yang semakin memotivasi peserta untuk terlibat lebih dalam.
Baca Juga: Robinsar-Fajar Siap Daftar, Siapkan 2.000 Pasukan Pendukung
Vina Karina Putri DPL KKM Universitas Bina Bangsa di Desa Sidoko menyampaikan apresiasinya terhadap seminar ini.
Seminar yang didukung oleh Bank Indonesia sangat diapresiasi dengan baik, terutama dalam memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan rupiah di kalangan generasi muda.
“Kami berterima kasih kepada Bank Indonesia atas kerja sama yang terjalin dalam menyelenggarakan Seminar Nasional ini,” ujar Vina.
Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai nilai-nilai Pancasila dan regulasi mata uang nasional, serta memperkuat kesadaran tentang pentingnya pengelolaan rupiah di kalangan generasi muda. ***















