BANTENRAYA.COM -Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), kembali menginisiasi sebuah program kolaboratif yang dinamakan Pustakawan Masuk Desa (PMD).
Hal ini dilakukan sebagai salah satu jawaban ditengah pertanyaan terkait dengan tingkat kegemaran membaca di provinsi banten (TGM) dan indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) yang masih kurang menggembirakan.
Selain itu, program ini juga merespons gerakan literasi desa, yang dicanangkan oleh Wakil Presiden pada tanggal 17 Mei, yang bertepatan dengan Hari Buku dan kelahiran Perpustakaan Nasional.
Baca Juga: Bukan Si Paling Depan, Kevin Clash of Champions Justru Milih Tempat Duduk Tengah Dengan Alasan Ini
Firman Hadiansyah, Kepala UPA Perpustakaan Untirta menjelaskan, desa adalah institusi komunal yang harus dikuatkan akses dan pemahaman literasinya.
Hingga hari ini, Perpustakaan Desa belum dioptimalkan, bahkan basih banyak desa yang belum memahami pentingnya membangun perpustakaan.
“Salah satu kendala yang dihadapi adalah belum ada pustakawan yang secara intens mendampingi dan menggerakan literasi desa sehingga UPA Perpustakaan terpanggil untuk berkontribusi,” katanya.
Di lokasi yang sama Nia Kurniawati, Pustakawan Madya mengatakan, pada tahap awal ini, PMD dikolaborasikan dengan kegiatan KKM Mahasiswa Untirta, Perpustakaan Lebak, Perpustakaan Kabupaten Serang dan Perpustakan Provinsi Banten serta Forum Perpustakaan Perguruan TInggi Indonesia (APPTI) Banten.
Baca Juga: Gegara Remaja Doyan Nongkrong di Depan Rumah, Wanita Ini Banjir Pujian Usai Beri Kursi
Ia menjelaskna, ada tiga kabupaten yang dijadikan lokus yaitu Desa Mancak, Kabupaten Serang, Desa Cigeulis, Kabupaten Pandeglang dan Desa Harumsari, Kabupaten Lebak. Selain mendatangi langsung lokasi, Perpustakaan Untirta bekerjasama dengan LPPM mengadakan pelatihan para mahasiswa KKM yang menyelenggarakan program literasi secara daring.
“Hal itu dimaksudkan agar mahasiswa memiliki bekal ketika mereka menyelenggarakan kegiatan literasi di desanya masing-masing,” ucapnya.
Nia berharap program ini bisa turut berpartisipasi dalam meningkatkan Tingkat Kegemaran Membaca di Banten.
Baca Juga: Peminat Kerja Tinggi, 4.937 Orang di Kota Cilegon Ajukan Pembuatan Kartu AK1
Terkait dengan program PMD ini UPA Perpustakaan Untirta memiliki 13 pustakawan dan 18 pengelola perpustakaan, yang secara periodik akan diterjunkan untuk menguatkan literasi desa terutama pendampingan perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat dan perpustakan sekolah.***















