BANTENRAYA.COM -Himpunan Mahasiswa Civic PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Banten Jaya (Unbaja), melaksanakan kegiatan dialog kebangsaan yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dies natalis Unbaja ke-23.
Kegiatan dialog kebangsaan yang digelar di Teras Meeting Kampus Unbaja tersebut menjadi sebuah keharusan, mengingat krisis karakter bangsa yang semakin memperihatinkan.
Ketua Pelaksana Dialog Kebangsaaan Yulianti mengatakan, kegiatan ini mengambil tema Meneguhkan Konsesus Bernegara Dalam Bingkai Kebhinekaan.
Baca Juga: Gencarkan Program Literasi, UPA Perpustakaan Untirta Selenggarakan Pustakawan Masuk Desa
Pada kegiatan ini menghadirkan dua narasumber Anggota DPR RI dari Komisi VIII H. Jazuli Juwaini, dengan materi Peran Negara dalam Pembentukan Karakter Bangsa, serta Toni Anwar Mahmud yang menyampaikan materi tentang Pengantar Empat Konsensus Dasar Bangsa.
“Peserta terdiri dari pelajar se Provnsi Banten, HMJ baik dari Unbaja dan HMJ dari kampus lainya yang ada di Kota Serang,” katanya.
Di lokasi yang sama, Rektor Unbaja M. Syadeli Hanafi menyebutkan bahwa dengan hadirnya era revolusi industri 4.0 yang melahirkan berbagian kemajuan teknologi dan digitalisasi, selain berdampak positif juga memberikan dampak lunturnya karakter bangsa.
Baca Juga: Bukan Si Paling Depan, Kevin Clash of Champions Justru Milih Tempat Duduk Tengah Dengan Alasan Ini
“Sehingga dengan dialog kebangsaan ini dapat memberikan berbagai laternatif solusi, terhadap generasi bangsa yang hadir sebagai peserta pada kegiatan ini,” ujarnya.
Pada paparanya, Jajuli mengatakan arti penting negara dalam membentuk karakter bangsa.
Salah satunya adalah pemerintah harus memberikan suri tauladan yang baik dalam berbangsa dan bernegara, sehingga menjadi pedoman bagi generasi bangsa dimasa datang.
Baca Juga: Gegara Remaja Doyan Nongkrong di Depan Rumah, Wanita Ini Banjir Pujian Usai Beri Kursi
“Dengan meneguhkan Pancasila sebagai dasar dalam menjalankan pemerintahan, yang berketuhanan dan menjadi keadilan dalam kesejahteraan rakyatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Toni Anwar Mahmud menjelaskan bahwa empat konsensus dasar bangsa yang terdiri dari UUD NRI 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, merupakan hal yang harus dimiliki oleh setiap anak bangsa dalam meneguhkan jati diri bangsa.
“Untuk menguatkan kemandirian bangsa Indonesia dan kedudukannya di mata dunia hari ini dan dimasa yang akan datang,” ungkapnya. ***















