BANTENRAYA.COM – Lebaran merupakan momen penuh kebahagiaan dan kebersamaan bagi masyarakat Indonesia yang merayakan Idul Fitri dengan berbagai tradisi.
Salah satu tradisi yang selalu dilakukan adalah mudik, yaitu perjalanan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendirikan Posko Mudik BUMN di beberapa lokasi strategis.
Baca Juga: Anjlok 17 Persen Dibandingkan Tahun Lalu, Segini Angka Arus Mudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Merak
Posko tersebut tersedia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Yogyakarta International Airport, Rest Area Tol Gempol Pasuruan KM 792 di Jawa Timur, serta Rest Area Tol Solo–Ngawi.
Posko Mudik BUMN yang dikelola oleh BRI ini beroperasi selama dua periode, yaitu pada 27-29 Maret 2025 untuk arus mudik dan 5-8 April 2025 untuk arus balik.
Fasilitas yang disediakan di posko ini meliputi layanan cek kesehatan dan obat-obatan gratis, takjil dan makanan berbuka puasa, area bermain anak, serta ruang istirahat bagi para pemudik.
Terkait dengan hal tersebut, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa pendirian Posko Mudik BUMN 2025 merupakan upaya nyata BRI sebagai perusahaan BUMN dalam mendukung kelancaran mudik lebaran 2025.
“Masyarakat yang melaksanakan kegiatan mudik silahkan memanfaatkan Posko Mudik Bersama yang telah kami sediakan dan kami harap masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman”, ungkap Hendy.
BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia terus berperan aktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Baca Juga: PKS Pandeglang Angakt Suara Soal Kasus Kekerasan Diduga Dilakukan Anggota yang jadi Anggota DPRD
BRI juga terus berkolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyukseskan pelaksanan arus mudik dan arus balik lebaran 2025.
Sebelumnya pada Kamis (27/03) BRI Group memberangkatkan 8.482 pemudik dengan 170 bus ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
Rinciannya, BRI mengakomodasi 5.000 pemudik dengan 100 bus, sementara itu anak perusahaannya, PNM akan melayani 282 pemudik dengan 6 bus, dan Pegadaian menyiapkan 64 bus untuk 3.200 pemudik.
Menteri BUMN RI Erick Thohir turut menjelaskan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, BUMN dan korporasi harus terus meningkatkan kinerja sekaligus berkomitmen dalam memberikan layanan publik yang optimal kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan program mudik gratis merupakan wujud nyata dari komitmen BUMN dalam melayani masyarakat.
“Ini kabar baik. Selama lima tahun terakhir terjadi pergeseran dalam moda transportasi mudik, dari kendaraan bermotor secara bertahap beralih ke bus dan terakhir kereta api dan peningkatannya mencapai 53%, ini apple to apple sangat baik, dan jumlah ini meningkat 106 ribu, didukung oleh 80 lebih BUMN. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Erick Thohir.***



















