BANTENRAYA.COM – Di periode akhir tahun 2025 ini, XLSmart meraih total pendapatan sebesar Rp42,5 triliun, atau tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu EBITDA yang dinormalisasi juga berhasil tumbuh 13 persen dalam periode yang sama mencapai Rp20,1 triliun dengan normalized EBITDA margin sebesar 47 persen.
Presiden Direktur and CEO XLSmart Rajeev Sethi menyatakan, pihaknya bersyukur dan bangga dengan hasil pencapaian perusahaan dari fase awal merger hingga sepanjang akhir tahun 2025 ini.
Di tengah tantangan industri yang dinamis dan konsolidasi yang dilakukan, XLSmart tetap berhasil meraih pencapaian yang baik.
“Merger yang kami lakukan berjalan dengan sukses dan tahapan-tahapan integrasi bisa diselesaikan lebih cepat dari yang direncanakan, kemudian target sinergi efisiensi yang lebih besar juga berhasil kami capai sehingga bisa memberikan ruang untuk meningkatkan margin pertumbuhan di tahun berikutnya,” kata Rajeev dalam keterangan resminya dikutip Bantenraya.com, Jumat 13 Februari 2026.
BACA JUGA: Silpa Banten Masih Rp5,17 Trililun, Namun Pemda Masih Nuntut Minta Transfer
Rajeev menambahkan, pihaknya juga berhasil meningkatkan pertumbuhan pendapatan serta meningkatkan pertumbuhan average revenue per user (ARPU) yang disertai dengan meningkatnya pengalaman pelanggan.
“Perseroan juga berhasil mewujudkan konsolidasi dan integrasi jaringan secara solid, sehingga bisa menciptakan fondasi untuk menyediakan infrastruktur jaringan yang lebih kuat,” imbuhnya
Termasuk, lanjut Rajeev dengan diluncurkannya cakupan jaringan dan layanan 5G di berbagai kota/kabupaten di Indonesia beberapa waktu lalu dan akan terus bertambah secara bertahap ke depannya.
Saat ini dan kedepan, XLSmart masih akan terus fokus untuk meningkatkan pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Di akhir tahun 2025, total pelanggan XLSmart mencapai 73 juta pelanggan, dengan ARPU campuran sekitar Rp39,5 ribu. Sementara secara kuartal, pencapaian ARPU di kuartal empat 2025 mencapai Rp44,8 ribu meningkat dibandingkan periode kuartal sebelumnya yang mencapai Rp38,9 ribu.
BACA JUGA: BERITA DUKA! Tokoh Pendiri Banten Tryana Sjam’un Wafat
XLSmart terus melakukan integrasi untuk meningkatkan kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan. Hingga akhir tahun 2025, pengeluaran belanja modal (Capex) mencapai sekitar Rp 11,2 triliun.
“Peningkatan ini mencerminkan efektivitas strategi monetisasi, penyederhanaan produk dan tarif, serta perbaikan pengalaman pelanggan yang dihasilkan dari integrasi jaringan yang berjalan efektif,” kata Rajeev.***


















