BANTENRAYA.COM – Para pejabat eselon II dan Camat yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang mengikuti kegiatan capacity building di Adem Ayem Anyer, Kecamatan Cinangka.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama satu hari satu malam yang dimulai dari Jumat 13 Februari hingga 14 Februari 2026 untuk meningkatkan kedisiplinan.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, kegiatan tersebut pertama kali dilaksanakan oleh Pemkab Serang dalam rangka memperkuat komunikasi antar kepala OPD.
BACA JUGA: Musrenbang Kecamatan Harus Berpedoman pada RPJMD Kota Serang
“Kegiatan ini dalam rangka memperkuat komunikasi dan mempererat kekompakan. Yang lebih penting adalah mendorong terciptanya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan publik, berintegritas dan responsif terhadap permasalahan yang ada di wilayah kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diisi dengan kegiatan yang bersifat membangun kedisiplinan yang langsung dikomandoi oleh Komando Pasukan Khusus (Kopasus).
“Ada apa game, psikologi dan latihan fisik untuk membantuk kedisiplinan. DUntuk ke disiplinan ada dari grup 1 Kopasus. Kita juga juga bisa tindak lanjuti kegiatan ini supaya dilakukan setiap tahun,” katanya.
Zakiyah berharap, kegiatan ini bisa berdampak terhadap kekompokan, komunikasi yang semakin terarah, kerja-kerja semakin cepat.
“Yang lebih penting penting adalah mendorong terciptanya kepemimpinan yang responsif, integritas dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelasnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Iskandar Nordat mengatakan, capasity building tersebut diikuti oleh 29 camat dan 35 pejabat eselon II.
“Yang hadir 61 peserta, ada yang cuti karena umrah dan sakit. Ada empat tujuan yang ingin kita capai dari kegiatan ini,” ujarnya.
Empat tujuan tersebut ialah untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, memperkuat komunikasi, koordinasi serta kolaborasin, menyamakan persepsi terhadap arah kebijakan pembangunan daerah, dan menciptakan kepemimpinan yang berintegritas, responsif dan berorientasi pelayanan publik.
“Empat poin penting inilah yang kita bangun dalam kegiatan capacity building ini. Kegiatan ini diisi pendidikan fun game dan latihan fisik,” katanya. (andika)

















