BANTENRAYA.COM – Kecamatan Taktakan menjaring aspirasi masyarakatnya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang digelar di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Rabu 28 Januari 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mewakili Walikota Serang Budi Rustandi berkesempatan membuka Musrenbang RKPD 2027 tingkat Kecamatan Taktakan.
Musrenbang RKPD 2027 tingkat Kecamatan Taktakan dihadiri pula oleh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Serang, anggota DPRD Kota Serang Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Taktakan, lurah se Kecamatan Taktakan, tokoh masyarakat, dan Forum RT RW se Kecamatan Taktakan.
BACA JUGA: Telkomsel dan INA AI Bikin Belajar Matematika Jadi Seru Seperti Main Game
Sekda Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, Musrenbang menjadi bagian krusial dalam menampung usulan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang ada di wilayah tersebut.
Setiap usulan program dan kegiatan harus berbasis data valid, berorientasi pada manfaat masyarakat, serta disusun berdasarkan skala prioritas.
Dalam Musrenbang Kecamatan Taktakan 2027 penanganan banjir menjadi salah satu pembahasan.
“Yang kita bicarakan pada hari ini banjir salah satunya juga ada di Kecamatan Taktakan,” ujar Nanang, kepada Bantenraya.com.
Ia menuturkan, Kecamatan Taktakan mengusung tema program prioritas Maghrib Mengaji dalam rangka merealisasikan program Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia yakni Serang Mengaji.
“Terus juga melaksanakan program prioritas tadi Pak Camat mengangkat tema Serang Mengaji Maghrib Mengaji itu sesuai dengan janji politik Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota,” ucap dia.
Namun kata Nanang, program mandatori seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur juga tetap menjadi prioritas yang diusulkan dalam Musrenbang Kecamatan Taktakan.
“Tentu masalah kesehatan, infrastruktur, pendidikan ini juga menjadi prioritas bagi kita untuk dibahas dan ini hampir di semua tingkat kecamatan seperti itu,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat Kecamatan Taktakan memiliki ciri khas tersendiri yakni sangat dinamis, dan berjiwa gotong royong, sehingga Kecamatan Taktakan selalu meraih berbagai prestasi baik lomba KRLA, ataupun inovasi-inovasi lainnya.
“Nah tentu ini bukan lahir dari Pak Camat saja karena Pak Camat hanya menggerakkan saja tanpa didukung oleh masyarakat juga tidak membuahkan prestasi terbaik. Jadi kebersamaan ini menjadi modal utama untuk menyongsong pembangunan dan tatanan kita ke depan,” tandasnya. ***











