CILEGON, BANTEN RAYA – Berjalan kurang lebih 4 bulan, keberadaan Es Teh Indonesia yang berlokasi di Jalan Temuputih, tepatnya di samping Amar Jaya Oto, Kota Cilegon disambut baik oleh konsumen. Kedai tersebut tampak selalu ramai oleh pembeli, di samping memang lokasi cukup strategis karena berada di jantung kota Cilegon.
Kru Es Teh Indonesia Temuputih Shalva Rizqytta Nugroho atau yang kerap disapa Avaa mengungkap, Es Teh Indonesia Temuputih mampu menjual 300 cup minuman dalam satu hari. “Sekarang memang sedang bagus penjualannya, bahkan dalam satu hari bisa menjual kurang lebih 300 cup,” kata Avaa kepada Banten Raya, Selasa (31/8).
Avaa mengatakan, banyaknya konsumen yang datang untuk membeli merupakan suatu bentuk penghargaan dan kepercayaan yang secara tidak langsung diberikan oleh para konsumen terhadap minuman Es Teh Indonesia. “Mungkin ini suatu bentuk apresiasi terhadap minuman Es Teh Indonesia, karena dimanapun adanya pasti ramai,” ucap Avaa.
Lebih lanjut ia mengungkap, minuman yang banyak disukai konsumen di Es Teh Indonesia Temuputih yaitu varian nusantara, cokolateh dan chizu. Untuk varian nusantara, pihaknya menawarkan dua pilihan ukuran cup yaitu ukuran medium yang dibanderol dengan harga Rp6.500 atau ukuran large Rp12.500.
Untuk varian cokolateh, pihaknya hanya menyediakan ukuran large saja. Untuk satu cup varian cokolateh dibanderol dengan harga Rp16.500,. Sedangkan, untuk varian chizu, pihaknya menawarkan tiga pilihan rasa yaitu chizu taro, chizu red velvet, dan chizu avocado. Ketiga minuman tersebut masing-masing dibanderol dengan harga Rp18.000.
“Dari banyaknya varian yang ditawarkan, ada tiga minuman yang paling banyak dibeli yaitu nusantara, cokolateh, dan chizu. Namun kalau dikerucutkan lagi yang paling banyak dibeli itu varian Nusantara, selain harganya yang cukup murah, rasanya pun masih original teh susu,” tutur Avaa.
Terlebih ia mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berhenti, pihaknya masih bisa memaksimalkan pendapatan melalui aplikasi GoFood. Dari 300 cup yang terjual setiap harinya, penjualan didominasi melalui online. “Yang paling laris melalui online, dan dengan adanya online kita cukup terbantu.” (predy)

















