BANTENRAYA.COM — Ruang Karya Inspirasi Keluarga atau RKIK Kota Cilegon melalui program Akademi Keluarga Cilegon sukses menggelar Gen Z Talk Batch 1, sebuah forum edukatif yang dikhususkan bagi generasi Z atau gen z yang usianya usia 18 tahun ke atas.
Batch perdana ini diikuti oleh peserta perempuan dengan mengangkat tema ‘Life, Love, Legacy: Mengenal Diri, Menata Hati, Menyiapkan Masa Depan, Membangun Keluarga’.
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus refleksi bagi perempuan muda dalam mempersiapkan diri menghadapi fase kehidupan dewasa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak untuk lebih mengenali potensi diri, memahami pentingnya kesiapan emosional, serta membangun pola pikir yang matang dalam memandang cinta dan masa depan, tidak hanya membahas relasi, Gen Z Talk juga menekankan pentingnya visi hidup dan fondasi keluarga yang kuat.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang yang saling melengkapi.
BACA JUGA: BAN PT Asesmen Lapangan Pascasarjana Untirta, Wujud Menjaga Kualitas Pendidikan Tinggi
Hana Setiani, seorang trainer pengembangan diri, membekali peserta dengan pemahaman tentang self-awareness dan pentingnya mengenali potensi diri sebelum melangkah ke fase kehidupan berikutnya.
Sementara itu, Ghaisani, seorang konselor, mengupas kesiapan mental, emosional, spiritual dan cara memaknai perasaan dalam membangun relasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Dwi Widyaningrum, pegiat literasi keluarga sekaligus pembina RKIK, yang menekankan pentingnya visi dan misi keluarga sebagai fondasi dalam membangun rumah tangga yang kokoh dan berkelanjutan.
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa Gen Z saat ini menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari tekanan sosial, arus informasi digital, hingga dinamika hubungan. Karena itu, diperlukan ruang dialog yang aman, relevan, dan solutif.
“Gen Z Talk hadir bukan sekadar sebagai forum diskusi, tetapi sebagai ruang tumbuh. Kami ingin perempuan muda memiliki bekal yang cukup sebelum melangkah ke fase kehidupan berikutnya, termasuk dalam membangun keluarga,” ujar perwakilan panitia.
BACA JUGA: Menuju Kampus Berkelas Dunia, UNMA Perkuat Jejaring Global Lewat Seminar Internasional Pendidikan
Sebagai bagian dari Akademi Keluarga Cilegon, program ini menjadi komitmen RKIK dalam memperkuat ketahanan keluarga dari hulu, yakni melalui pembinaan generasi muda.

Batch 1 menjadi langkah awal yang akan terus dikembangkan dengan segmentasi dan tema yang berkelanjutan.
Melalui Gen Z Talk, diharapkan lahir generasi perempuan yang matang secara emosional, kuat secara nilai, serta siap membangun legacy keluarga yang berkualitas di masa depan.
Ke depan, RKIK Kota Cilegon membuka peluang bagi generasi muda lainnya untuk bergabung pada Gen Z Talk Batch selanjutnya, bukan hanya untuk para perempuan tetapi juga laki-laki.
Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta dengan segmentasi yang lebih luas dan tema yang semakin relevan dengan kebutuhan Gen Z saat ini.
BACA JUGA: Dindikbud Cilegon Bantu Ratusan Warga Tempuh Pendidikan Kembali Lewat Program Sekole Maning Lur
RKIK juga mengajak sekolah, kampus, komunitas, organisasi kepemudaan, majelis taklim, hingga lembaga sosial untuk menghadirkan Gen Z Talk di komunitasnya masing-masing. Kolaborasi ini diharapkan menjadi gerakan bersama dalam membekali generasi muda agar lebih siap secara emosional, mental, dan visi kehidupan.
“Jika bukan sekarang kita siapkan generasi, kapan lagi?”
Melalui kolaborasi dan sinergi berbagai pihak, Gen Z Talk diharapkan tidak hanya menjadi sebuah acara, tetapi menjadi gerakan edukasi berkelanjutan dalam menata life, menjaga love, dan membangun legacy generasi masa depan.***


















