BANTENRAYA.COM – Warga terdampak bencana banjir di wilayah Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, diserang penyakit gatal-gatal.
Pasalnya, bencana banjir tidak hanya merendam rumah, akan tetapi kesehatan warga ikut terdampak.
“Iya kaki saya gatal-gatal kena banjir. Kebetulan sekarang mah sudah diobati,” kata Samun, warga Kampung Tajur, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Senin, 19 Januari 2026.
Kepala Desa Idaman, Kecamatan Patia, Ilman mengatakan, sebagian warganya terkena penyakit gatal-gatal pasca bencana banjir.
Namun warga yang terkena penyakit sudah ditangani petugas kesehatan.
BACA JUGA: Satgas Penanganan Banjir Cilegon Bakal Datangi Lokasi Tambang Aktif, Periksa Dokumen Perizinan
“Penyakit kulit gatal-gatal, sama panas dingin. Sudah ditangani sama puskesmas. Kebetulan membuka posko kesehatan. Bagi warga yang tidak sehat, bisa datang ke posko kesehatan,” terangnya.
Kata Ilman, bencana banjir yang sempat menerjang desanya sudah surut, meski surut warga diimbau untuk mewaspadai banjir susulan, karena curah hujan masih cukup tinggi.
“Alhamdulillah banjir mah sudah surut dari kemarin,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Patia, Nuraeni membenarkan, warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Patia, mulai terserang penyakit, namun warga tersebut sudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Patia.
“Kami sudah melaksanakan pengobatan pasca banjir. Rata-rata penyakit gatal yang mencapai 200 pasien,” terangnya.
BACA JUGA: Banjir di Binuang Menggenang Hampir Sepekan, 95 KK Terdampak
Dikatakan Nuraeni, penyakit gatal-gatal disebabkan karena lingkungan warga yang tidak sehat usai terdampak bencana banjir.
Puskesmas Patia pun terus mengadakan cek kesehatan dan pemberian obat bagi warga terdampak banjir. “Lingkungan yang tidak sehat, ditambah pascabanjir,” katanya.***















