BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Banjir akan melakukan pengecekan langsung aktivitas lokasi penambangan di Kota Cilegon.
Dimana, tidak hanya sekedar meninjau saja. Namun, nantinya para penambang juga akan diminta untuk memperlihatkan dokomen perizinan.
Selain mengecek tambang, akan dilakukan juga pengecekan pagar milik PT Krakatau Bandar Samudera dan perbaikan saluran yang ada di sana.
BACA JUGA: Ide Pengelolaan Sampah Ciamik dari Banten Diterapkan di Daerah Lain
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, dalam satu pekan sekarang pihaknya bersama dengan Satuan Tugas Penanggulangan Banjir telah mengagendakan untuk mengecek lokasi tambang, pengubahan pagar industri, drainase.
“Untuk besok (hari ini-red) akan ada peninjauan langsung lokasi tambang. Kami akan cek langsung dokumen perizinannya,” ucapnya, Senin 19 Januari 2026.
“Lalu kami akan ke KBS untuk melihat pagar yang nanti akan diubah transpara dan air bisa jalan serta perbaikan saluran juga di sana,” jelasnya.
Selanjutnya, ujar Aiz, pihaknya juga akan melakukan pertemuan dengan PT KAI untuk permohonan pelebaran jalur air, sehingga nantinya ada pelebaran.
“Dengan PT KAI juga akan diagendakan pertemuan,” imbuhnya.
Aziz mengklaim, soal tambang pihaknya selain bersurat kepada Gubernur Banten untuk melakukan moratorium, juga sudah menyurati sejumlah pengelola tambang yang ada.
“Kami sudah minta pengelola tambang menghentikan sementara aktivitas penambangan,” pungkasnya. ***


















