BANTENRAYA.COM – Desa Renged dan Desa Cakung, Kecamatan Binuang sudah hampir sepekan terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian.
Banjir yang terjadi di wilayah tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di daerah lain seperti Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor di Provinsi Jawa Barat.
Camat Binuang Mamak Abror mengatakan, walaupun kondisinya tidak hujan, namun bencana banjir masih terjadi karena ada luapan air Sungai Cidurian.
BACA JUGA: Tahun 2026, MBG di Banten Ditargetkan Capai 100 Persen Penerima Manfaat
“Walaupun di Serang enggak hujan tapi di sini masih banjir, karena airnya kiriman dari Kabupaten Bogor. Sebenarnya sungainya ngalir, cuma memang kita butuh tanggul di sisi sungai supaya tidak meluap ke prmukiman,” ujarnya, Minggu 18 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, sejumlah warga mulai mengalami gatal-gatal namun namun tim medis dari Puskesmas Binuang sudah menyiapkan sarana prasarana kesehatan hingga obat-obatan.
“Kalau gatal-gatal pastinya ada, tapi tim kesehatannya selalu standby, terus obat-obatannya juga tersedia,” katanya.
Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Zuliyanto mengatakan, dua desa yang tardampak banjir di Kecamatan Binuang semakin meluas sehingga banyak yang mengungsi ke rumah-rumah suadaranya.
“Di Desa Renged dan Desa Cakung ini sudah sekitar enam hari banjirnya. Malah semakin meluas, tadinya 25 KK (kepala keluarga), kemarin (17/1/2026) dilaporkan 95 KK yang terdampak,” katanya.
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi di Kecamatan Binuang tersebut disebabkan adanya kiriman air dari luar daearh sehingga Sungai Cidurian meluap.
“Kalau kata warga airnya dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak. Jadi walaupun enggak hujan mereka malah banjir ketika yang lain sudah surut,” katanya.
Zuliyanto menuturkan, selain di Binuang warga di perumahan Bumi Ciruas Permai (BCP) yang juga terdampak banjir menyampaikan aspirasinya untuk melakukan penanganan banjir yang terus berulang.
“Hari ini (kemarin-red) di BCP sudah surut dan kondusif, cuman warga ingin ada penyiapan pompa dan membangun sodetan,” jelasnya. ***

















