Kamis, 12 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Angka Pernikahan di Banten Turun, Perceraian Tembus 15 Kasus

Akhmad Raffi Oleh: Akhmad Raffi
12 Maret 2026 | 04:16
angka perceraian dan pernikahan di Banten

Ilustrasi: foto perceraian. (Dok. Unsplash/marek)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat tren penurunan angka pernikahan dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun BPS Banten, jumlah pernikahan di Provinsi Banten pada 2025 tercatat sebanyak 62.992 pasangan, turun dibandingkan 2024 yang mencapai 63.441 pasangan dan 2023 sebanyak 68.185 pasangan.

Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, mengatakan penurunan tersebut terlihat hampir di seluruh kabupaten dan kota di Banten.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Pemdes Binuang Genjot Budidaya Lele dan Mentimun, Dongkrak Ekonomi Warga

BACAJUGA:

Madrasah Aliyah gratis

Pemprov Banten Pastikan Madrasah Aliyah Gratis Direalisasikan Tahun Ini

12 Maret 2026 | 05:00
Tol Tangerang–Merak

Tol Tangerang–Merak Dikeluhkan Rusak, Pengelola Sebut Perbaikan Terkendala Hujan dan Kendaraan ODOL

12 Maret 2026 | 04:29
Walikota Serang Budi Rustandi sat diwawancara

Walikota Serang Budi Rustandi Berikan THR Buat PPPK Paruh Waktu

12 Maret 2026 | 04:00
Pemdes Binuang

Pemdes Binuang Genjot Budidaya Lele dan Mentimun, Dongkrak Ekonomi Warga

12 Maret 2026 | 03:41

“Kalau kita lihat dari data tiga tahun terakhir, memang ada tren penurunan angka pernikahan di Banten. Pada 2023 jumlahnya 68.185 pernikahan, kemudian turun menjadi 63.441 pada 2024, dan kembali turun menjadi 62.992 pada 2025,” ujar Yusniar kepada Banten Raya, Rabu, (11/3/2026).

Masih berdasarkan data dari BPS Banten, Kabupaten Tangerang menjadi wilayah dengan jumlah pernikahan tertinggi sepanjang periode tersebut.

Pada 2023 tercatat 18.761 pernikahan, kemudian 16.962 pada 2024, dan sedikit meningkat menjadi 17.059 pada 2025.

Sementara itu, wilayah dengan jumlah pernikahan paling sedikit berada di Kota Cilegon. Pada 2025 misalnya, jumlah pernikahan di daerah tersebut tercatat sebanyak 2.308 pasangan.

Menurut Yusniar, penurunan angka pernikahan ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan ekonomi, termasuk perubahan pola hidup masyarakat.

“Fenomena ini biasanya dipengaruhi banyak faktor, seperti perubahan pola pikir masyarakat, kondisi ekonomi, hingga faktor usia menikah yang semakin bergeser,” jelasnya.

Di sisi lain, data BPS juga menunjukkan bahwa angka perceraian di Banten masih tergolong tinggi. Pada 2025 tercatat sebanyak 15.400 kasus perceraian di seluruh wilayah Banten.

Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan 2023 yang mencapai 16.158 kasus, namun masih lebih tinggi dibandingkan 2024 yang tercatat 13.456 kasus.

“Kalau dilihat dari data perceraian, memang sempat turun pada 2024 menjadi 13.456 kasus, tetapi kembali meningkat pada 2025 menjadi 15.400 kasus,” kata Yusniar.

Berdasarkan data BPS Banten, sebagian besar perceraian berasal dari gugatan pihak istri atau cerai gugat. Pada 2025 misalnya, cerai gugat mencapai 12.441 kasus, jauh lebih tinggi dibandingkan cerai talak yang tercatat 2.959 kasus.

“Mayoritas perceraian di Banten masih didominasi oleh cerai gugat, artinya gugatan yang diajukan oleh pihak istri,” ujarnya.

BPS juga mencatat berbagai faktor penyebab perceraian yang terjadi di Provinsi Banten. Berdasarkan data yang dihimpun BPS Banten, penyebab paling dominan adalah perselisihan dan pertengkaran terus menerus.

Pada 2025, kasus perceraian akibat perselisihan tercatat mencapai 12.134 kasus di seluruh wilayah Banten.

“Penyebab paling dominan memang karena perselisihan terus menerus dalam rumah tangga. Jumlahnya mencapai 12.134 kasus,” jelas Yusniar.

Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi penyebab signifikan perceraian. Sepanjang 2025 tercatat 2.115 kasus perceraian dipicu oleh persoalan ekonomi.

“Faktor ekonomi juga cukup besar kontribusinya dalam perceraian, dengan jumlah lebih dari dua ribu kasus,” tambahnya.

Lebih lanjur, Yusniar menyampaikan jika penyebab lain yang tercatat dalam data BPS antara lain kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 248 kasus, perjudian 206 kasus, hingga kasus meninggalkan salah satu pihak yang mencapai 556 kasus.

Yusniar menilai data tersebut menjadi gambaran penting mengenai dinamika keluarga di masyarakat.

“Data ini penting sebagai bahan evaluasi bersama, baik bagi pemerintah maupun masyarakat, untuk memahami dinamika sosial yang terjadi dalam kehidupan keluarga,” tutupnya. (raffi) ***

Editor: Dede Yusup
Tags: angka pernikahanBantendata BPS BantenPerceraian
Previous Post

Walikota Serang Budi Rustandi Berikan THR Buat PPPK Paruh Waktu

Next Post

Tol Tangerang–Merak Dikeluhkan Rusak, Pengelola Sebut Perbaikan Terkendala Hujan dan Kendaraan ODOL

Related Posts

Madrasah Aliyah gratis
Daerah

Pemprov Banten Pastikan Madrasah Aliyah Gratis Direalisasikan Tahun Ini

12 Maret 2026 | 05:00
Tol Tangerang–Merak
Daerah

Tol Tangerang–Merak Dikeluhkan Rusak, Pengelola Sebut Perbaikan Terkendala Hujan dan Kendaraan ODOL

12 Maret 2026 | 04:29
Walikota Serang Budi Rustandi sat diwawancara
Daerah

Walikota Serang Budi Rustandi Berikan THR Buat PPPK Paruh Waktu

12 Maret 2026 | 04:00
Pemdes Binuang
Daerah

Pemdes Binuang Genjot Budidaya Lele dan Mentimun, Dongkrak Ekonomi Warga

12 Maret 2026 | 03:41
Jajaran Polda Banten
Daerah

Polda Banten Siagakan 55 Pos Pengamanan dan Pelayanan untuk Mudik Lebaran 2026

12 Maret 2026 | 03:34
Pemkab Serang mewajibkan pedagang dan pengelola wisata di kawasan Anyer–Cinangka melaporkan tarif dan harga dagangan guna mencegah praktik getok harga saat libur Lebaran.
Daerah

Cegah Getok Harga, Pedagang di Wisata Anyer-Cinangka Wajib Laporkan Tarif

12 Maret 2026 | 03:26
Load More

Popular

  • Kasus perselingkuhan suami Maissy

    Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ibu Cindy Rizap Tegas Sang Anak Kena Tipu Dokter Riky Febriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Usulkan Rekonstruksi Istana Surosowan Kepada Menteri Kebudayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Budi Rustandi Turun Tangan Bredel Spanduk Liar di Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Gratis Tak Pakai Bus Abal-abal, Dishub Kota Cilegon Jamin Semua Sudah Dicek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pergoki Pelecehan di KRL, Korban Langsung Nangis Histeris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Madrasah Aliyah gratis

Pemprov Banten Pastikan Madrasah Aliyah Gratis Direalisasikan Tahun Ini

12 Maret 2026 | 05:00
Tol Tangerang–Merak

Tol Tangerang–Merak Dikeluhkan Rusak, Pengelola Sebut Perbaikan Terkendala Hujan dan Kendaraan ODOL

12 Maret 2026 | 04:29
angka perceraian dan pernikahan di Banten

Angka Pernikahan di Banten Turun, Perceraian Tembus 15 Kasus

12 Maret 2026 | 04:16
Walikota Serang Budi Rustandi sat diwawancara

Walikota Serang Budi Rustandi Berikan THR Buat PPPK Paruh Waktu

12 Maret 2026 | 04:00

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda