BANTENRAYA.COM – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani terjun langsung meninjau warga terdampak banjir di Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, dan Desa Surianen, Kecamatan Patia, Selasa 13 Januari 2026.
Di sela-sela peninjauan, Dewi berdiskusi dengan korban banjir hingga menyalurkan bantuan logistik. Ia mengimbau, masyarakat untuk tetap waspada banjir.
“Hari ini kami meninjau langsung lokasi terdampak banjir. Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat terkena banjir,” katanya.
BACA JUGA: 1 Ramadhan 1447 H atau 2026 Masehi Tanggal Berapa? Muhammadiyah Sudah Punya Jawabannya
“Kehadiran kami untuk memastikan kondisi warga, kebutuhan darurat, serta langkah penanganan agar segera dilakukan dengan cepat dan tepat,” terangnya.
Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Pandeglang, Acep Firmansyah menerangkan, bencana banjir yang terjadi di sejumlah kecamatan belum surut.
“Iya betul akibat air sungai terus meluap, dan intensitas air hujan tinggi. Akses jalan warga terendam banjir. Jadi kita evakuasi menggunakan perahu,” terangnya.
BACA JUGA: Dewan Desak Pemkot Cilegon Sediakan Anggaran Khusus Penyelesaian Banjir
Acep menjelaskan, kecamatan yang terdampak banjir yakni, Patia, Sobang, Kecamatan Sumur, Labuan, Cikeusik, Pagelaran, dan Panimbang. Sebagian warga sudah diungsikan ke lokasi yang lebih aman, karena banjir belum surut.
“Sebagian warga diungsikan, totalnya mencapai 500 orang. Untuk jumlah warga terdampak banjir mencapai 6.993 KK, dengan jumlah jiwa 26.626 orang,“ jelasnya.
Dikatakan Acep, proses evakuasi korban banjir terus dilakukan. Pihaknya menerjunkan sebanyak tujuh perahu. Para korban banjir juga sudah diberikan bantuan logistik.
“Untuk total kerugian banjir masih kami data, petugas kami sedang di lapangan melakukan asesmen,” ujarnya. ***
















