Senin, 26 Januari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Senin, 26 Januari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Rumah Makan Padang di Kota Serang Ganti dengan Rendang Ayam

Harir Baldan Oleh: Harir Baldan
26 Januari 2026 | 21:38
Rumah Makan Padang ganti menu daging sapi dengan daging ayam

Pemilik rumah makan Padang Budi Minang, Zulfadli melayani pembelinya di rumah makannya di Jalan Khozin, Kota Serang, Senin 26 Januari 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Seorang pengusaha rumah makan Padang di Kota Serang terpaksa beralih menggunakan daging ayam sebagai bahan baku utama untuk menu hariannya.

Peralihan menggunakan daging ayam imbas dari aksi mogok para pedagang daging di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang selama dua hari, Senin 26 Januari hingga Selasa 27 Januari 2026.

Para daging sepakat memutuskan mogok jualan lantaran harga beli daging sapi melonjak.

BACA JUGA: Harga Daging Sapi Naik Nasional, Disperindag Banten Minta Pedagang Tetap Berjualan

Salah seorang pemilik rumah makan Padang Budi Minang, Zulfadli mengatakan, pihaknya kesulitan mendapatkan pasokan daging sapi segar saat belanja di Pasar Induk Rau, lantaran seluruh pedagang sapi di pasar tradisional Kota Serang itu kompak mogok jualan.

“Jujur saya belum tahu kabar sebelumnya. Pas tadi subuh saya ke pasar tiba-tiba pedagang daging nggak ada yang buka, saya kaget dan dapat kabar dari pedagang yang lain tetangga-tetangganya kayak pedagang ikan, ayam, mereka yang kasih tahu kalau sedang ada mogok pedagang daging,” ujar Zulfadli ditemui di rumah Makan Padang Budi Minang di Jalan Khozin, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin 26 Januari 2026.

Untuk mensiasatinya, kata dia, pihaknya memaksimalkan daging ayam untuk diolah menjadi rendang ayam, ayam goreng, dan ayam bakar untuk menghindari kekosongan menu.

“Jujur aja setelah nggak ada rendang ini saya mensiasati, karena saya butuh bumbu rendang ya saya siasati dengan ayam. Biasanya saya nggak pernah bikin rendang ayam. Biar supaya tetap ada bumbu rendang walaupun bukan daging padahal yang paling utama ya daging,” ucap dia.

Mogoknya para pedagang daging sapi di PIR, Zulfadli terpaksa tidak menyediakan menu daging rendang sebagai menu andalan di rumah makannya.

“Jujur aja daging rendang itu sangat favorit di warung saya. Karena yang namanya nasi Padang istilahnya menu utamanya rendang. Kalau seandainya nggak ada rendang ngerasa nggak lengkap aja rasanya. Jangan kan itu kadang-kadang orang makan ikan aja pasti minta bumbu rendang atau pakai daging juga, ikan juga pakai, jadi sangat-sangat berpengaruh bagi saya. Pokoknya bikin nggak enak jadinya usahanya. Kurang afdol. Makan nasi Padang nggak ada rendang. Takutnya nanti lama-lama begini jadi warteg warung saya bukan nasi Padang,” tutur dia.

Zulfadli membeberkan, kebutuhan daging sapi untuk menu daging rendang di rumah makannya mencapai dua kilogram per hari.

Jika sedang ramai pembeli, olahan daging rendang yang dijual di rumah makannya bisa lude dalam sehari.

“Saya sehari menggunakan daging kurang lebih dari dua kilo. Dua kilo sehari khusus untuk daging 2 kilo sehari kebutuhan. Kadang bisa lebih. Karena rendang itu menu utama, kalau jadi kadang-kadang kalau ada pesanan nasi box atau nasi bungkus rata-rata menunya yang mereka minta pasti ada rendangnya. Kadang-kadang sehari itu bisa kita bikin lima kilo,” bebernya.

Terakhir ia belanja membeli daging murni di Pasar Induk Rau masih dikisaran harga Rp 135 kilogram.

“Kemarin (Minggu) harga daging masih di angka Rp 135 per kilogram, nanti nggak tau berapa,” kata Zulfadli.

Zulfadli berharap mogoknya para pedagang daging tidak berimbas terhadap kenaikan harga daging di pasaran. Menurut dia, jika pasca mogok harga daging sapi melonjak, maka mau tidak mau pedagang rumah makan terpaksa harus menaikan harga jual kepada konsumen.

“Tanggapan saya sangat kecewa kalau naik. Apalagi semacam pedagang kecil kaya saya yang harga jualan murah. Bayangin aja saya jualan satu porsi cuma 13 ribu. Kalau daging dimahalkan mau berapa lagi saya jual. Sedangkan jualan 13 ribu aja terkadang orang masih ngeluh masalah ukuran karena saya sesuai potongan sesuai ukuran. Kalau terlalu mahal harganya saya juga nggak sanggup bikin daging lagi. Sangat berpengaruh bagi warung saya karena itu menu utama,” jelas dia.

Ia mengatakan, pihaknya harus belanja membeli daging ayam sebanyak 15 kilogram untuk mengganti daging sapi yang sulit didapatkan.

“Sehari yang namanya usahanya untuk hari ini saya beli 15 kg. Sebelumnya ketiga ada daging paling saya belinya cuma 10 kg. Sekarang karena daging tidak ada saya lebihin ke ayam. Lebihin porsi lah begitu,” katanya.

Sedari pagi, kata dia, banyak pelanggannya yang memesan menu daging rendang sebagai lauk untuk disantap dengan nasi, namun lantaran tidak memasak daging rendang para pembeli pun akhirnya beralih ke menu yang disajikan di rumah makannya.

“Sangat banyak karena jujur aja itu menu utama di warung saya. Saya pemakaian itu 2 kg sehari. Saya sekilonya potong 28. Kalau seandainya 28 kali 2 lumayan yah. 56 pelanggan saya setiap hari makan daging dan itu pasti banyak yang kecewa nggak ada daging rendang,” ucap dia.

Zulfadli berharap harga daging sapi di pasaran kembali stabil, sehingga para pedagang rumah makan Padang termasuk dirinya bisa kembali menyajikan menu daging rendang.

“Jujur aja harapan saya semuanya kembali stabil. Pedagang bisa jualan lagi, dan kita sebagai pengguna daging setiap hari sebagai pedagang bisa belanja lagi dan dengan harga yang normal seperti biasa,” harap Zulfadli.

Salah seorang pembeli masakan Padang, Hartanto mengaku terpaksa memilih menu lauk ikan, lantaran rumah makan Padang yang disambanginya tidak menyajikan menu favoritnya daging rendang.

“Tadinya saya mau makan pakai daging rendang, tapi karena rendangnya kosong, jadinya saya pilih makan sama ikan,” ujar Hartanto, ditemui di rumah makan Padang Budi Minang.
Keluhan serupa pun dirasakan oleh pedagang baso di Jalan Mayabon, Kelurahan Banjasari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Heru Wahyudi. Ia berharap para pedagang daging sapi tidak lama melakukan mogok jualannya, karena khawatir bisa berdampak terhadap kelangsungan usaha dagang baksonya.

“Ya kalau bisa jangan lama-lama mogoknya. Karena tetap kita kena imbasnya juga kalau umpamanya kita nggak dagang,” ujar Heru, ditemui di warung baksonya di Jalan Mayabon, Kelurahan Banjasari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin 26 Januari 2026.
Jika harga daging sapi tetap bakal naik, ia berharap harganya tidak terus-terusan naik, karena akan memberatkan bagi para pedagang kecil seperti tukang bakso.

“Iya kalau mau naik, naik aja yang penting harganya jangan terus naik. Yang penting ada batas maksimalnya berapa. Seandainya umpamanya Rp 140, Rp 140 sudah. Standby di situ. Jangan besok minggu depannya naik lagi, karena ya bakal berimbas sama kita juga. Contohnya aja kayak sekarang tadinya kita jual baso umpamanya harga Rp 15 ribu bisa-bisa kita naikin jadi Rp 17 ribu. Karena bakal beruntun. Konsumen-konsumen juga yang bakal kena,” ucap dia.

Heru menyebutkan, harga daging sapi terakhir yang ia beli di Pasar Induk Rau sudah melebihi harga standar dari biasanya yang ia beli.

“Kemarin pagi sudah Rp 140. Biasanya cuma 125-130 per kilo. Ya kalau untuk pedagang kecil kita ya tinggi. Udah ketinggian. Yang lebih baik ya balikin harga normal kayak 120-130 kisaran harganya. Jadi peternak juga bisa menikmati, kita juga bisa menikmati jadi sama-sama menguntungkan. Jangan salah satu dirugikan. Kita juga nggak pengen peternak itu dirugikan,” tuturnya.

Ia mengatakan, dalam sehari kebutuhan daging sapi untuk membuat daging bakso sebanyak 10 kilogram.

“Sekali bikin daging sapi 10 kg baik yang beku maupun yang segar. Daging beku biasanya kena Rp 80-90. Kisaran harga segitu. Sekarang daging beku Rp 90. Yang super kurang lebih Rp 100 an kalau umpamanya daging beku mah. Kalau daging baru kalau hari ini Rp 140 tadi,” ungkap Heru.

Heru juga tidak khawatir meski para pedagang daging mogok jualan selama dua hari berturut-turut, lantaran dirinya sudah memiliki stor daging bakso untuk dua hari ke depan.

“Alhamdulillah stoknya masih ada buat dua hari mah,” kata dia.

Meski harga daging sulit didapatkan karena para pedagang daging sapi sedang mogok hingga dua hari ke depan, namun Heru enggan beralih menggunakan daging ayam untuk membuat daging baksonya, karena akan mempengaruhi kualitas rasa baksonya.

“Bakso itu nggak enak kalau untuk daging ayam semua. Tetap harus pakai daging sapi,” kata dia.

BACAJUGA:

Kepala Disperindag Provinsi Banten. Iwan Hermawan menangapi aksi mogok pedagang sapi

Harga Daging Sapi Naik Nasional, Disperindag Banten Minta Pedagang Tetap Berjualan

26 Januari 2026 | 21:24
akses menuju wisata baduy

Akses Menuju Wisata Baduy Rusak Parah, Mengancam Keselamatan Pengendara

26 Januari 2026 | 21:15
Lurah Masigit Mulyadi

Lurah Masigit Cilegon Ajukan Pembangunan RTLH untuk 4 Lokasi dan Penanganan Banjir

26 Januari 2026 | 20:52
Pemkot Cilegon dan perwakilan PT KAI

Pemkot Cilegon dan PT KAI Cek Lapangan Kondisi Gorong-gorong Perlintasan

26 Januari 2026 | 20:37

Hanya saja, lanjut Heru, pihaknya akan menaikan harga jual seporsi baksonya bila harga daging sapi mengalami kenaikan dari biasanya.

“Iya mau nggak mau. Kalau umpamanya harganya tetap melambung ya otomatis kita pedagang-pedagang baso pun bakal ikut musyawarah. Apakah kita naikkan 1000 atau 2000. Pasti ada kan. Harga per porsinya. Harga per porsi masih tetap. Kalau baso kita campur ayam juga jadi paling 10.000-12.000 per porsi. Nanti mungkin bisa 13.000 atau 14.000 tergantung kesepakatan kawan-kawan. Kalau mau naik bareng. Naik 1000 naik 1000 semua,” tandasnya. (harir)

Editor: Dede Yusup
Tags: aksi mogokdaging sapi melonjakKota Serangpedagang dagingRumah Makan Padang
Previous Post

Harga Daging Sapi Naik Nasional, Disperindag Banten Minta Pedagang Tetap Berjualan

Related Posts

Kepala Disperindag Provinsi Banten. Iwan Hermawan menangapi aksi mogok pedagang sapi
Daerah

Harga Daging Sapi Naik Nasional, Disperindag Banten Minta Pedagang Tetap Berjualan

26 Januari 2026 | 21:24
akses menuju wisata baduy
Daerah

Akses Menuju Wisata Baduy Rusak Parah, Mengancam Keselamatan Pengendara

26 Januari 2026 | 21:15
Lurah Masigit Mulyadi
Daerah

Lurah Masigit Cilegon Ajukan Pembangunan RTLH untuk 4 Lokasi dan Penanganan Banjir

26 Januari 2026 | 20:52
Pemkot Cilegon dan perwakilan PT KAI
Daerah

Pemkot Cilegon dan PT KAI Cek Lapangan Kondisi Gorong-gorong Perlintasan

26 Januari 2026 | 20:37
Kondisi Jalan Imam Bonjol rusak parah
Daerah

Jalan Imam Bonjol Cibeber Rusak Parah Usai Banjir, Perbaikan Masih Tertunda

26 Januari 2026 | 20:26
Kelurahan Cilegon kesulitan menanam pohon di bekas tambang
Daerah

Tak Tahu Pemilik Lahan, Bekas Tambang di Cilegon Sulit Ditanami Pohon

26 Januari 2026 | 20:12
Load More

Popular

  • Pemkot Cilegon

    Satgas PAD Pemkot Cilegon Bakal Paksa Sekolah Negeri Beli Air Kemasan dari Perumda Cilegon Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Pejabat Eselon II Pemprov Banten Dilantik, 3 Di antaranya Promosi Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Lengkap Pejabat Eselon II Pemprov Banten yang Kena Rotasi Mutasi, Sejumlah Nama Baru Jadi Bos OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soto Klaten Tempat Sarapan Favorit Warga Serang, Harganya Cuma Rp5 Ribu dan Bikin Kenyang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lurah Kebonsari Bangun Saung Bengkel Inovasi Tanpa APBD Untuk Kumpul Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Pedagang Daging di Kios Pasar Kranggot Cilegon Kompak Mogok Jualan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggaran Dicoret, Pengadaan Truk Sampah di DLH Kabupaten Lebak Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OPD Pemkot Cilegon Diminta Pintar Cari Dana Pusat, Bapperida Punya Keyakinan Soal Mandatori Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persita Tangerang vs Persija Jakarta, Alarm Bahaya untuk Pendekar Cisadane

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25
SMAN 1 Cimarga

Para Siswa SMAN 1 Cimarga Kena Mental Terus Dipojokan Warganet, Pemkab Lebak Kirim Psikolog

16 Oktober 2025 | 19:45

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Rumah Makan Padang ganti menu daging sapi dengan daging ayam

Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Rumah Makan Padang di Kota Serang Ganti dengan Rendang Ayam

26 Januari 2026 | 21:38
Kepala Disperindag Provinsi Banten. Iwan Hermawan menangapi aksi mogok pedagang sapi

Harga Daging Sapi Naik Nasional, Disperindag Banten Minta Pedagang Tetap Berjualan

26 Januari 2026 | 21:24
akses menuju wisata baduy

Akses Menuju Wisata Baduy Rusak Parah, Mengancam Keselamatan Pengendara

26 Januari 2026 | 21:15
uin smh

Mahasiswa PAI UIN SMH Banten Dibekali Pemahaman Penulisan Karya Ilmiah yang Efektif dan Berintegritas

26 Januari 2026 | 20:54

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda