BANTENRAYA.COM – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Serang Raya (Unsera), melaksanakan kegiatan Campus and Company Visit (CCV) 2026 ke Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam memperkuat kompetensi mahasiswa, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi perkembangan dunia industri teknologi yang semakin dinamis.
Ketua Pelaksana CCV 2026 Riyan Naufal Hay’s, menjelaskan bahwa pelaksanaan CCV tahun ini dirancang selaras dengan identitas program studi di Fakultas Teknologi Informasi serta perkembangan teknologi terkini.
Unsera Angkat Tema CCV 2026 Tentang Internet of Things
BACA JUGA: PORSEPAS XI Paskibra Cikande: Menciptakan Gerakan Baru, Mengukir Bakat Tanpa Ragu
“Tema CCV 2026 dibagi berdasarkan tiga lokasi kunjungan, yaitu Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0, Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0, serta Tren dan Tantangan Keamanan Internet of Things (IoT),” katanya, kemarin.
Ia mengaku, pemilihan tema ini disesuaikan dengan karakteristik tiga program studi di Fakultas Teknologi Informasi, dengan harapan mahasiswa memperoleh wawasan keilmuan yang relevan, terkini, dan selaras dengan perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Rangkaian kegiatan CCV 2026 diawali dengan seminar dan kunjungan akademik ke Universitas AMIKOM Yogyakarta.
Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta Kusrini menyampaikan, kolaborasi antarpenguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi.
BACA JUGA: Bermain Imbang Atas Bhayangkara FC, Persita Tangerang Alihkan Fokus untuk Persiapan Hadapi Persija
Menurutnya, diskusi akademik menjadi fondasi awal dalam merancang kerja sama yang relevan dan berdampak.
Sebanyak 105 mahasiswa yang didampingi sembilan mentor mengikuti seminar, yang dibawakan langsung oleh Kusrini dengan tema “Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0”.
Dalam pemaparannya, ia tidak hanya menyampaikan konsep, tetapi juga membagikan berbagai penerapan nyata yang dikembangkan di Fakultas Ilmu Komputer AMIKOM.
Berbagai riset yang dipaparkan meliputi pemanfaatan kamera untuk analisis kepadatan lalu lintas, sistem deteksi hama tanaman berbasis citra digital, pemantauan potensi kebakaran hutan, serta pengembangan sistem cerdas untuk sektor peternakan dan pariwisata.
BACA JUGA: Bermain Imbang Atas Bhayangkara FC, Persita Tangerang Alihkan Fokus untuk Persiapan Hadapi Persija
“Teknologi deep learning dan computer vision bukan sekadar tren, tetapi alat yang harus diarahkan untuk menghasilkan solusi yang berdampak. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memastikan teknologi ini digunakan secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Kusrini.
Selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan industri ke PT Integra, perusahaan pengembang perangkat lunak terkemuka. Yuda Wicaksana Putra, Direktur Utama PT Integra menyampaikan materi bertema “Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0”. ***



















