BANTENRAYA.COM – Lurah Masigit Mulyadi telah mengajukan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 4 titik lokasi Kelurahan Masigit.
Berdasarkan data Kelurahan Masigit 4 lokasi RTLH yang akan segera dillakukan perbaikan yaitu berada di Lingkungan Terate Udik, Lingkungan Marta Pura, Lingkungan Sumampir, dan Lingkungan Jombang Kali.
Lurah Masigit Mulyadi mengatakan, dirinya telah melakukan identifikasi rumah roboh yang perlu perbaikan segera.
BACA JUGA: Pemkot Cilegon dan PT KAI Cek Lapangan Kondisi Gorong-gorong Perlintasan
“Ada 4 lokasi yang sudah kita identifikasi dan sudah kita ajukan untuk perbaikan,” katanya kepada Banten Raya, Senin 26 Januari 2026.
Namun, untuk perbaikan 4 RTLH tersebut pihaknya terkendala dengan anggaran.
Diketahui anggaran Kelurahan Masigit terkena efisiensi, sehingga pihaknya perlu mencari anggaran tambahan untuk perbaikan RTLH.
“Yang kita ajukan memang 4, tapi anggarannya juga sedang efisiensi jadi kita cari tambahan ke Baznas Cilegon,” terangnya.
Pihaknya juga telah mengajukan perbaikan pembangunan untuk 4 lokasi tersebut kepada beberapa pihak terkait.
“Kita itu mengajukan ke Perkim, Dinsos, DPUPR. Ya kalaupun ga bisa 4 rumah itu nanti harus diidentifikasi lagi yang sangat membutuhkan yang mana,” jelasnya.
Ia menuturkan, pembangunan RTLH sebagian akan dillakukan melalui anggaran Program Kelompok Masyarakat (Pokmas).
“Nanti perbaikannya ada yang dari Pokmas juga, tapi kita belum tau juga berapa Pokmasnya. Sekarang Pokmas juga buat anggaran urgent saja,” ungkapnya.
Tetapi belum lama ini pihaknya telah mendapatkan anggaran dari Baznas Cilegon sebesar Rp 10 juta untuk di Lingkungan Marta Pura.
“Alhamdulillah sudah dapat dari Baznas untuk perbaikan di Lingkungan Marta Pura nanti,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga saat ini sedang memprioritaskan penanganan banjir di Kelurahan Masigit.
Diketahui Kelurahan Masigit menjadi salah satu wilayah yang rutin terkena bencana banjir saat musim hujan terjadi.
Untuk tahun 2026 ini dirinya berharap seluruh warga Masigit dapat kompak untuk bekerjasama membersihkan lingkungan.
“Saya berharap semua warga kompak saling gotong royong supaya lingkungan Masigit ini tetap terjaga bersih dan ga banjir lagi,” harapnya.
Adapun jadwal gotong royong di lingkungan Kelurahan Masigit dillaksanakan setiap hari Jumat.
“Biasanya setiap hari Jumat gotong royongnya, dari kelurahan nanti ada yang monitoring juga,” pungkasnya. ***


















