BANTENRAYA.COM – Sebanyak 140 dari 147 wartawan di Provinsi Banten dinyatakan kompeten sebagai wartawan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Sementara 7 wartawan lainnya dinyatakan belum kompeten.
Hal itu diumumkan saat penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar PWI Kota Cilegon di Journalist Boarding School di Kota Cilegon, Sabtu (6/12/2025). Terdapat 147 wartawan di Provinsi Banten dari sejumlah daerah yang ikut dalam kegiatan itu, mulai dari Cilegon, Serang, Tangerang, bahkan Lebak.
Direktur UKW DPP PWI, Aat Surya Syafaat, mengatakan bahwa uji kompetensi wartawan merupakan ujian yang harus dijalani oleh wartawan untuk menguji kemampuan mereka. Bila mereka berhasil dalam ujian ini, maka mereka dinyatakan kompeten sebagai wartawan.
“Ini adalah yang jumlah yang paling banyak yang mengikuti UKW,” kata Aat.
Mantan Kepala Biro Kantor Berita Antara di New York, Amerika Serikat, ini menyatakan bahwa pekerjaan utama wartawan adalah menulis berita sehingga mereka harus tetap menulis berita. Namun, menurutnya menulis berita saja tidak cukup bagi seorang wartawan apalagi seorang pemimpin redaksi. Karena itu, dia menyarankan agar mereka menulis juga opini.
BACA JUGA : Ada Beasiswa Studi Singkat ke Australia, Wartawan hingga Influencer Boleh Daftar
“Kalau menulis berita hanya kode yang muncul tapi kalau opini nama kita yang muncul sehingga lebih banyak dikenal,” katanya.
Wartawan senior kelahiran Pandeglang, Banten, ini mengatakan bahwa wartawan tidak boleh mudah menyerah dan harus tangguh. Sebab ada saatnya dengan ketangguhan dan kegigihannya akan membuahkan hasil yang baik.
Salah satu contohnya ketika mendapati narasumber yang sulit ditemui bahkan diminta untuk wawancara maka wartawan tidak boleh menyerah. Terus berusaha mencari cara agar narasumber mau diwawancarai.
Apabila sudah bersedia bertemu, maka dia menyarankan agar menggunakan jurus 2 2 7 + magic words. Rumus jurus ini adalah senyum di kiri dan kanan selama 2 detik dan tatap mata narasumber selama 7 detik. Setelah itu, ucapkan magic words berupa pujian atau sanjungan.
“Sigmund Freud bilang, setiap orang punya pride, kebanggaan, maka sentuhlah pride-nya,” katanya.
Ketua PWI Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, mengatakan bahwa UKW ini diikuti oleh 147 wartawan di Provinsi Banten dari sejumlah daerah dan berasal dari berbagai media massa, baik cetak maupun online. Para peserta mengikuti tiga jenjang UKW, yaitu jenjang muda (untuk wartawan), jenjang madya (untuk redaktur), dan jenjang utama (untuk pemimpin redaksi atau redaktur pelaksana).
BACA JUGA : Robinsar Siap Dukung Peningkatkan Kompetensi Wartawan
Para wartawan ini mengikuti ujian kompetensi wartawan selama dua hari pada Jumat (5/12/2025) dan Sabtu (6/12/2025). Untuk wartawan media cetak memiliki 10 mata uji, sementara untuk wartawan media online memiliki 11 mata uji. (***)

















