BANTENRAYA.COM – Sebanyak 4 ribu pengurus RT dan RW se-Cilegon akan mulai membuka rekening di PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS CM) untuk keperluan pembayaran honor.
Diketahui sebelumnya honor RT dan RW disalurkan melalui Bank BJB Cilegon, namun ketentuan terbaru Pemkot Cilegon saat ini akan didistribusikan via PT BPRS CM.
Manajer Marketing PT BPRS CM Didi Mahfudz mengatakan, sebanyak 4 ribu pengurus RT dan RW di 8 kecamatan Kota Cilegon akan membuka rekening di banknya.
BACA JUGA: Warga Ungkap Alasan Rela Antre 1 Jam di Mie Gacoan Cilegon: Maunya Makan di Tempat tapi……
Pembukaan rekening PT BPRS CM itu untuk pengurus inti seperti ketua, sekretaris, dan bendahara, sudah dimulai sejak September 2025 lalu.
“Program ini merupakan program langsung dari Pemkot Cilegon yang diedarkan melalui Surat Walikota bahwa BPRS CM menjadi sebagai penyalur honor RT dan RW se-Cilegon,” katanya, Senin 10 November 2025.
Berdasarkan data PT BPRS CM, untuk seluruh pengurus RT dan Rw di 8 kecamatan se-Kota Cilegon terdapat 4 ribu orang.
Saat ini pihaknya baru menyasar kepada 3 kecamatan yaitu di Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilegon, Kecamatan Jombang, dan sudah membuka rekening sebanyak 1.400 orang.
“Prosesnya secara bertahap, kita baru 3 kecamatan dan sudah 1.400 orang pengurus Rt dan Rw yang sudah membuka rekening,” ungkapnya.
Adapun untuk honor pengurus Rt dan Rw akan ditransfer pada setiap bulannya melalui PT BPRS CM.
“Honornya bakal dibayar rutin setiap bulan, kalau telat biasanya di awal tahun karena harus ketuk palu anggaran, tapi seterusnya bakal rutin dibayarnya,” ucapnya.
Pihaknya berkomitmen akan terus bersinergi dengan program-program dari Pemkot Cilegon termasuk honor pengurus RT/RW, rekening mahasiswa program Beasiswa Cilegon Juare.
“Kita bersinergi dengan Pemkot Cilegon, kita siap mendukung program Pemkot Cilegon dan perkembangan BPRS CM kedepannya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kas Kranggot Eni Nuraeni menyampaikan, untuk honor pengurus RT dan RW pihaknya akan berkolaborasi dengan bank lain, karena bank plat merah itu belum dapat mengelola ATM sendiri.
Menurutnya, meskipun berkolaborasi dengan bank lain, namun tetap tertera bank BPRS CM nya dan dapat melakukan transaksi pada atm bersama.
“Secara regulasi kita belum bisa mengelola atm sendiri karena kapasitas permodalan. Jadi nanti rekeningnya ini nanti bersama Bank Permata Syariah dan segera juga dengan Bank Mualamat,” pungkasnya. ***

















