BANTENRAYA.COM – Wilayah Kabupaten Pandeglang banyak menyimpan situs sejarah yang dilengkapi dengan sumber mata air.
Diantaranya, adalah Situs Pemandian Citaman dengan air dan alamnya yang sejuk, yang berada di kawasan Gunung Pulosari.
Di Pandeglang banyak ditemukan sejumlah artefak masa pra aksara zaman Megalitikum yang terpusat di sekitar Gunung Pulosari.
Situs Pemandian Citaman yang terkenal ini terletak di Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Cagar Budaya Batu Ranjang di Cipeucang Pandeglang, Begini Sejarahnya
Situs Pemandian Citaman merupakan mata air yang membentuk kolam dengan berbagai ukuran dan bentuk.
Situs Pemandian Citaman menjadi salah satu destinasi wisata bagi masyarakat. Pemandian ini sering dikunjung masyarakat saat hari libur.
Situs Pemandian Citaman sempat diusulkan oleh Pemkab Pandeglang masuk pada nominatur situs sejarah tingkat nasional dalam rangka anugerah pesona Indonesia.
Dikutip Bantenraya.com dari Balai Kebudayaan Wilayah III, Rabu 31 Juli 2024, jumlah keseluruhan Pemandian Citaman keseluruhannya ada sembilan kolam.
Kolam-kolam pemandian tersebut diduga sebagai tempat menyucikan diri sebelum melakukan ritual kepercayaan di sebuah Punden Berundak yang terletak sekitar 500 Meter dari Citaman.
Kini, Punden Berundak itu dikenal sebagai Situs Batu Goong yang berada tidak jauh dari Pemandian Citaman.
Situs Pemandian Citaman, dan Batu Goong merupakan dua dari beberapa peninggalan budaya yang menunjukan kesakralan Gunung Pulosari, Kabupaten Pandeglang pada masa Megalitikum.
Kenapa disebut dengan Batu Goong, karena salah satu temuan di bukit itu adalah sebuah batu yang berbentuk seperti goong atau salah satu alat gamelan.
Situs Pemandian Citaman, dan Batu Goong, konon katanya digunakan sebagai tempat ritual pemujaan oleh masyarakat Megalitikum.***
















