BANTENRAYA.COM – Inkubator bisnis Rumah Berdaya Cilegon atau RBC bakal menggenjot Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Kota Cilegon untuk mendapatkan sertifikasi halal pada tahun ini.
RBC sendiri menargetkan seribu sertifikasi halal untuk UMKM di Kota Cilegon.
Saat ini, baru 200 UMKM Cilegon yang sudah tersertifikasi halal.
Direktur RBC Nia Desmalia mengatakan, sampai akhir Desember 2024, pihaknya akan lari untuk bisa merealisasikan seribu sertifikasi halal bagi UMKM.
Baca Juga: 806 Polisi Amankan 3.995 TPS di Kabupaten Lebak
“Jadi tahun ini kita akan berusaha untuk memenuhi target seribu sertifikasi halal dan tiga program unggulan lainnya,” kata dia pasca kegiatan Ulang Tahun ke-2 RBC di Transmart Cilegon, Kamis, 1 Februari 2024.
Nia menjelaskan, di samping memfasilitasi sertifikasi halal untuk 800 UMKM, RBC juga akan memfasilitasi 100 pelaku usaha untuk mendapatkan kemasan gratis.
Selain itu, paparnya, pihaknya juga akan memberikan alat agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kuantitas produksinya.
“Yang lainnya dari program unggulan kita terkait inkubasi wirausaha. Semoga pada tahun ini kita bisa dipercaya kembali oleh Dinas Koperasi,” ungkapnya.
Baca Juga: Polres Serang Tangkap 18 Pengedar Narkoba selama Januari 2024
Ia mengakui, sebagai inkubator bisnis yang masih seumur jagung terdapat kekurangan yang menjadi evaluasi untuk tahun 2024.
Menurutnya, kekurangan pada tahun sebelumnya mengenai sumber daya manusia atau SDM yang berkualitas yang berkenaan dengan para mentor UMKM.
“Lembaga ini kan program unggulannya itu pendampingan UMKM. Maka dibutuhkan praktisi dan akademisi yang kompeten di bidangnya, itu yang menjadi kekurangan kita,” tegasnya.
Evaluasi dari kekurangan tahun sebelumnya, Nia menegaskan, pihaknya akan bersinergi dengan para pelaku bisnis yang sudah sukses dan maju.
Baca Juga: Belajar Ilmu Kebal dari Senjata Tajam, Area Sensitif Gadis di Kabupaten Serang Dipegang Sang Dukun
“Seperti hari ini kita mengundang Kadin (Kamar Dagang dan Industri), itu salah satu upaya kita untuk membangun sinergitas dengan praktisi supaya ada pencerahan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta menyampaikan, perkembangan RBC yang memasuki dua tahun ini sangat baik.
Sanuji mengatakan, baru berusia dua tahun keanggotaan UMKM di RBC sudah hampir mencapai 400 pelaku usaha.
“RBC harus menemani Pemkot Cilegon dalam mengembangkan UMKM, yang saat ini tercatat ada 18 ribu UMKM di Cilegon,” ujar dia.
Baca Juga: Tertabrak Sepeda Motor Saat Menarik Gerobak, Pria di Kabupaten Serang Hilang di Sungai
Sanuji menerangkan, dengan adanya inkubator bisnis seperti RBC, UMKM di Cilegon bisa bertambah dan meningkat baik kualitas maupun kuantitas.
Sebab, menurutnya, ideal jumlah UMKM di Cilegon sebanyak 100 ribu, ini sesuai dengan prinsip satu keluarga satu usaha.
“Jadi RBC harus dapat membantu, menemani dan mengembangkan serta memfasilitasi UMKM naik kelas, kita berharap seluruh perizinan UMKM bisa diselesaikan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Kadin Kota Cilegon Abah Salim menyebutkan, pihaknya akan mendukung kegiatan yang dilakukan RBC agar UMKM di Cilegon naik kelas.
Baca Juga: Bikin Geleng-geleng Kepala! Petugas Kebersihan Ini Buang Sampah di Sungai Kemudian Diangkut Kembali
Kata Abah Salim, di era globalisasi, UMKM butuh inovasi-inovasi yang lebih kreatif, terutama dalam kemasan.
“Karena makanan-makanan itu orang mau beli terutama melihat kemasan dulu. Nanti kita akan bantu dalam bentuk UMKM menjadi anggota Kadin, dan mungkin akan ada dana yang digelontorkan,” pungkasnya.***















