BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kota Serang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11.164.130.339 untuk pembangunan gedung.
Anggaran pembangunan gedung sebesar Rp 11.164.130.339 bersumber dari APBD Kota Serang tahun 2024.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, anggaran sebesar Rp 11.164.130.339 dialokasikan untuk membangun dan merehab di tiga gedung.
Pertama pembangunan lanjutan Gedung Bapenda Kota Serang, pembangunan Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang Tahap 3, dan renovasi Masjid Al-Madani Pemkot Serang.
Baca Juga: RBC Genjot Sertifikasi Halal Pada 800 UMKM di Kota Cilegon Pada 2024
“Pembangunan Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang Tahap 3 menjadi skala prioritas di tahun ini,” ujar Iwan Sunardi, kepada Bantenraya.com, Kamis 1 Februari 2024.
Iwan Sunardi menuturkan, lanjutan revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang tahap 3 menjadi skala prioritas.
Anggaran revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang tahap 3 sebesar Rp 9,9 miliar yang bersumber dari APBD Kota Serang tahun 2024.
Iwan Sunardi mengatakan, tahun ini pihaknya akan melanjutkan pembangunan Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang tahap 3.
Baca Juga: 806 Polisi Amankan 3.995 TPS di Kabupaten Lebak
“Tahun ini kita lanjutan tahap tiganya. Di tahap ketiga membangun basement (foodcourt) dan landscape,” kata dia.
Iwan Sunardi menambahkan, pembangunan dan rehabilitasi gedung di Kota Serang akan dimulai pada triwulan satu sampai triwulan keempat.
“Mulainya triwulan satu sampai triwulan empat,” tandas dia.
Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, revitalisasi Masjid Ats Tsauroh dilanjutkan pada tahun 2024 ini.
Baca Juga: Polres Serang Tangkap 18 Pengedar Narkoba selama Januari 2024
“Revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap tiga dilanjutkan tahun ini,” kata Yedi Rahmat, kemarin.
Yedi Rahmat menjelaskan, pembangunan Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang salah satu ikon Kota Serang.
“Masjid Agung Ats Tsauroh jadi ikon Kota Serang. Saya harap bukan jadi ikon Kota Serang tapi Banten, karena adanya di Ibukota Provinsi Banten,” katanya.***
















