BANTENRAYA.COM – Warga Perumahan Bukit Cinangka, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang tarawih di lahan kosong karena tidak memiliki tempat beribadah atau musala.
Demi melaksanakan salat tarawih, para warga memanfaatkan terpal untuk dijadikan alas, para warga Sudan tarawih di lahan kosong tersebut selama tujuh tahun.
Warga Kecamatan Cinangka Jaenal Abidin mengatakan, walaupun tidak memiliki fasilitas umum seperti musala para warga tetap antusias untuk melaksanakan salat tarawih.
BACA JUGA: Robinsar Ingin Fokus Kembangkan BUMD Jadi Penghasil PAD, Rekomendasi OJK Jadi Perhatian
“Lebih dari tujuh tahun warga Perumahan Bukit Cinangka indah di Kecamatan Cinangka tidak dibangun Fasilitas umum mushola, Namun warga tetap antusias melaksanakan tarawih,” ujarnya, Minggu 22 Februari 2026.
Ia menjelaskan, warga terpaksa memanfaatkan lahan kosong untuk menjalankan salat tarawih karena masjid berasa di luar Perumahan Bukit Cinangka dan jaraknya cukup jauh.
“Lumayan, salat 5 waktu warga masih suka ke Masjid terdekat. Tapi kalau tarawih warga memilih dilokasi perumahan, karena banyak Ibu-ibu dan anak anak yg ingin salat tarawih,” katanya.
BACA JUGA: 4 Rekomendasi Wisata Religi di Kota Tangerang saat Ramadan 2026, Ada Masjid Raya Al-Adzom
Jaenal menuturkan, apabila turun hujan para jamaah terpaksa berhenti untuk salat tarawih sampai rakaat yang sedang dijalankan karena tidak ada atap.
“Kalau hujan otomatis bubar sampai rakaat yang sedang dijalankan. Lahan kosong untuk salat tarawih itu milik pengembang” jelasnya.
Para warga juga berharap bisa mendapat fasilitas umum seperti musala baik dari pengembang, pemerintah maupun instansi lainnya supaya mudah untuk melakukan ibadah.
“Sdah tujuh tahun belum ada tanggapan dari pengembang. Mudah-mudahan para warga cepat memiliki mushola,” paparnya. ***
















