BANTENRAYA.COM — Kampung Hijau Kemuning yang terletak di Kabupaten Tangerang merupakan Kampung Binaan TJSL PLN UID Banten melalui program Electrifying Lifestyle dengan pemberian bantuan kompor induksi dan peralatan listrik sejak tahun 2019.
Kampung Kemuning memiliki komunitas para ibu kreatif yang mengembangkan usaha kuliner seperti pengolahan jamu tradisional, jajanan, juga pengolahan kain perca daur ulang untuk dibuat kerajinan seperti tempat tisu, tas dan juga alat ibadah.
Lantas bagaimana kondisi terkini Kampung Hijau Kemuning? Simak kisahnya.
Baca Juga: Banjir Kota Cilegon Mencapai Pinggang Orang Dewasa, Warga Cibeber Diungsikan ke Masjid
Pandemi yang tak kunjung usai memberi dampak ke segala aspek kehidupan, hal ini turut dirasakan sebagian warga Kampung Hijau Kemuning, Kelurahan Binong, Tangerang, khususnya para ibu-ibu yang harus kehilangan mata pencahariannya karena imbas pandemi.
Tak ingin menyerah dengan keadaan, mereka menunjukkan kiprahnya dalam berkontribusi untuk pemberdayaan perempuan dengan konsep berkolaborasi, saling bekerja sama dalam mengatasi pandemi ini dengan membuka Usaha Mikro Kecil (UMK) Kampung Hijau Kemuning yang memproduksi jamu tradisonal serta makanan ringan dan aneka jajanan.
Sejak Tahun 2019 PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN Peduli turut berperan aktif memberi dukungan serta membina kelompok ibu-ibu di Kampung Hijau Kemuning.
Baca Juga: Hujan Deras Semalaman, Cilegon Dilanda Banjir, Walikota Bilang Begini…
Bantuan yang diberikan merupakan bagian electrifying lifestyle yakni peralatan listrik untuk produksi dan pemasaran berupa mesin jahit listrik, mesin vakum makanan kemasan, sepeda listrik dan kompor induksi serta peralatan untuk pembuatan jamu tradisional dan aneka jajanan.
Di tahun 2021 PLN Peduli memberikan bantuan satu unit Gerobak Motor Listrik yang digunakan untuk pemasaran produk di seputaran Kampung Kemuning.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Banten, Rastito mengungkapkan bantuan tersebut bertujuan untuk membantu UMK bertumbuh sekaligus membudayakan Electrifyng Lifestyle dalam kegiatan produksi dan pemasaran di Kampung Hijau Kemuning.
Baca Juga: Hukum Memakai Pakaian Baru saat Lebaran 2022
Dengan penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan bisa menghemat biaya operasional pelaku UMK serta pemasaran produknya bisa semakin luas sehingga akan membantu peningkatan omset UMK.
Melalui pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan, diharapkan bantuan ini dapat meningkatkan produktifitas dan menjadi sumber penghasilan khususnya bagi ibu-ibu di Kampung Hijau Kemuning sehingga bisa lebih mandiri dan bisa membantu meningkatkan taraf hidupnya.
“Semoga perekonomian pelaku UMK semakin tumbuh sekaligus dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat melalui penggunaan alat transportasi yang berbahan bakar listrik, juga peningkatan jumlah produksi dengan penggunaan kompor listrik yang proses matangnya lebih cepat sehingga bisa lebih efisien,” pungkas Rastito.
Baca Juga: Update Terbaru! Pengguna TikTok Wajib Tahu GUSC, Berikut Penjelasan Beserta Contoh Postingannya
Widhi Artati, Ketua Penggerak Kegiatan Kampung Hijau Kemuning, menyampaikan apresiasi atas bantuan PLN Peduli sehingga UMK tetap bertahan kendati di tengah pandemi Covid-19.
“Sebelum memperoleh bantuan dari PLN, omset setahun sekitar 15 juta rupiah. Namun saat ini Ibu-Ibu disini mampu meningkatkan omset hingga 25 juta rupiah karena alat-alat produksi dan pemasaran kami dari PLN Peduli bisa kami manfaatkan dengan maksima,” kata Widhi.
Ditambahkan Widhi, bantuan peralatan listrik yang diberikan bisa menghemat di sisi pra produksi karena dari segi waktu jauh lebih cepat dan efisien sehingga jumlah produksi ikut meningkat.
Baca Juga: H-5 Lebaran, Angin Kencang Landa Pelabuhan Merak dan Membuat Pemudik Panik
Selain itu dengan tambahan Gerobak Motor Listrik (Molis) jangkauan pemasaran lebih luas.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN, sejak 2019 warga Kampung Hijau Kemuning sudah mendapatkan bantuan dari Program PLN Peduli. Ini sangat berarti bagi kami para ibu untuk tetap produktif di masa pandemi,” ungkap Widhi. ***



















