BANTENRAYA.COM – Astra Credit Companies atau ACC bersama Yayasan Astra memperkuat komitmen keberlanjutan, melalui penyaluran dana usaha sebesar Rp100 juta bagi puluhan pelaku usaha.
Upaya ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi, serta memastikan para pelaku usaha mikro mampu bersaing di pasar nasional.
Chief Human Capital Officer ACC Frederikus Radix Wikanto mengatakan, kolaborasi tersebut difokuskan untuk mendampingi para pengusaha perempuan, agar skala bisnis yang dijalani bisa segera naik kelas secara berkelanjutan.
Dukungan ini juga diharapkan menjadi pilar penyangga ekonomi keluarga, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan kondisi finansial di wilayah Jabodetabek.
“Melalui sinergi dengan Yayasan Astra, ACC ingin memastikan bahwa UMKM perempuan memiliki fondasi permodalan yang kuat untuk naik kelas,” kata Radix dalam siaran pers dikutip Bantenraya.com, Senin 9 Maret 2026.
BACA JUGA: Contoh Kultum Ramadan 2026 Menuju 10 Malam Terakhir
Pemberian modal ini menggunakan sistem dana bergulir, yang merupakan pinjaman tanpa bunga untuk membantu perputaran uang bagi para pelaku usaha.
Setelah jangka waktu dua belas bulan, dana tersebut dikembalikan untuk kemudian disalurkan kembali, kepada pengusaha mikro lainnya yang membutuhkan.
“Skema cicilan bulanan yang diterapkan pada angkatan kedua ini, dirancang untuk menjaga kesehatan arus kas tanpa memberikan beban yang berat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Astra Dharma Bhakti Astra Rahmat Samulo mengatakan, inovasi metode pembayaran ini lahir karena adanya tingkat pengembalian dana 100 persen, yang berhasil dibuktikan oleh para peserta pada periode sebelumnya.
“Peluncuran program angkatan kedua yang bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional ini, merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung pemberdayaan perempuan,” ujar Rahmat.
BACA JUGA: Rekomendasi Menu Sahur Ramadan Satset Bagi yang Bangun Mepet Imsak
Para penerima manfaat yang terpilih merupakan pengusaha perempuan, yang bergerak secara aktif pada sektor kuliner serta industri kerajinan tangan.
“Selain bantuan finansial, para peserta juga mendapatkan pembekalan materi mengenai pemasaran digital, untuk memperluas jangkauan pasar di era ekonomi modern,” jelasnya.
Pelatihan strategis ini bertujuan agar para pengusaha tidak hanya kuat secara modal, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dalam mengelola bisnis.
“Program coaching juga disediakan, sebagai sarana konsultasi langsung dengan mentor berpengalaman mengenai berbagai kendala operasional harian,” kata Rahmat.***



















