BANTENRAYA.COM – Saat ini umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 2026 Masehi atau 1447 Hijriah pada hari ke-19 atau mendekati 10 malam terakhir.
Pada momen 10 malam terakhir bulan Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk dapat memperbanyak istighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT di bulan Ramadan 2026 yang penuh dengan keberkahan.
Diketahui, istighfar adalah sebuah amalan ringan yang sering dilakukan oleh umat Muslim dan amalan baik yang dapat dilakukan di bulan suci Ramadan.
Adapun lafadz dari istighfar merupakan sebuah bentuk dari isim masdar dan berasal dari اِسْتَغْفَرَ – يَسْتَغْفِرُ – اِسْتِغْفَارًا yang berarti memohon ampunan.
Selama bulan suci Ramadan, kita sebagai umat Muslim dianjurkan untuk dapat memperbanyak membaca istighfar hal tersebut terjadi karena pada bulan ini segala amalan akan dilipat gandakan nilainya.
BACA JUGA: Rekomendasi Tempat Bukber Hidden Gem di Kota Serang, Ada Paket Spesial Ramadan
Kultum Ramadan: Mari Perbanyak Istighfar dan Memohon Ampunan
Dalil untuk membaca istighfar salah satunya adalah ayat Al-Qur’an, tepatnya dalam surat Nuh ayat 10:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا
Artinya:
“Lalu, aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun.” (QS. Nuh: 10).
Dalam satu riwayat hadits disebutkan bahwa orang yang memperbanyak istighfar akan diberikan kelapangan rezeki oleh Allah dari jalan yang tak terduga.
عَنِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ أَكْثَرَ مِنَ الْإِسْتِغْفَارِ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنَ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبْ. (رواه الترمذي)
Artinya:
“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas: Rasulullah bersabda: Barangsiapa yang memperbanyak istighfar maka Allah akan menjadikan untuknya kelapangan dari setiap kegundahan, jalan keluar dari setiap kesempitan, dan Dia (Allah) akan memberikan rezeki untuknya dari jalan yang tidak terduga,” (HR Imam Tirmidzi)
Sementara, dalam keterangan lain disebutkan bahwasanya kalimat istighfar bisa menjadi sebab terbaik atas datangnya ampunan.
BACA JUGA: Mau Buka Puasa Ramadan Gak Mau Ribet? Cek Rekomendasi Menu Simpel Dijamin Mudah di Sini
Terlebih lagi tatkala istighfar dibaca pada saat sedang berpuasa, sebab doanya orang yang berpuasa itu mustajab di dua tempat, yakni pada saat sedang berpuasa dan ketika ia sedang berbuka.
وَأَمَّا كَلِمَةُ الْإِسْتِغْفَار، فَمِن أَعْظَمِ أَسْبَابِ الْمَغْفِرَةِ، فَإِنَّ الْإِسْتِغْفَارُ دُعَاءٌ بِالْمَغْفِرَةِ، وَدُعَاءُ الصَّائِمِ مُسْتَجَابٌ فِى حَالِ صِيَامِهِ، وَعِنْدَ فِطْرِهِ
Artinya:
“Adapun kalimat istighfar, maka ia termasuk sebab yang paling besar datangnya ampunan, karena istighfar adalah doa memohon ampunan, dan doa orang yang berpuasa itu dikabulkan ketika ia berpuasa dan ketika ia berbuka,” (Ibnu Rajab al-Hanbaly, Latha`iful Ma’arif, [Beirut, Dar Ibn Katsir], halaman 383).
Maka dari itu, pada momen bulan suci Ramadan terutama di 10 malam terakhir umat Muslim dianjurkan untuk banyak manfaatkan membaca istighfar agar mendapatkan ampunan dari Allah SWT.***


















