BANTENRAYA.COM – Operasi Zebra Maung di Kota Cilegon minim pelanggaran, Polres Cilegon klaim kesadaran warga Cilegon dalam menaati peraturan lalu lintas semakin meningkat.
Operasi Zebra Maung merupakan salah satu upaya dari Polres Cilegon untuk terus dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Polres Cilegon akan melaksanakan Operasi Zebra Maung selama 2 minggu, mulai dari 17 sampai 30 November 2025.
BACA JUGA: Sinopsis Drama Dynamite Kiss Episode 3 Sub Indo: Pertemuan Kembali Ji Hyeok dan Da Rim
Ipda Dwi Chairani kaurmintu Satlantas polres Cilegon mengatakan, Operasi Zebra Maung menyasar pada 7 pelanggaran prioritas dalam berlalu lintas.
Adapun 7 pelanggaran yang masuk dalam Operasi Zebra Maung yaitu pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi kendaraan bermotor yang masih dibawah umur.
Berboncengan lebih dari 1 orang, tidak menggunakan helm standar SNI atau tidak menggunakan safety belt, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol
Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus, dan pengemudi bermotor yang melebihi batas kecepatan.
“Ini sudah berjalan hari ketiga Operasi Zebra Maung dari tanggal 17 sampai 30 November 2025 di beberapa titik yang ada di Cilegon,” katanya kepada Banten Raya, Rabu 19 November 2025.
Ia menjelaskan, Operasi Zebra Maung sebagai salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyrakat tertib berlalu lintas.
Selama 3 hari dalam Operasi Zebra Maung, pihaknya telah melakukan operasi di 3 titik yang berbeda-beda.
“Operasi Zebra Maung Senin 17 November di depan Tugu Baja Landmark, Selasa 18 November di depan Rumah Dinas Walikota Cilegon, Rabu 19 November di Bringin dekat pintu masuk kawasan industri,” jelasnya.
Rani mengungkapkan, selama 3 hari Operasi Zebra Maung ini berjalan, pengendara di Cilegon dinilai kesadaran dalam aturan berlalu lintas sudah meningkat.
“Alhamdulillah selama melaksanakan operasi ini tingkat kesadaran masyarakat bertambah jadi lebih baik, lebih positif dan sadar peraturan berlalu lintas,” ungkapnya.
Ia mengimbau kepada seluruh para pengendara di Cilegon untuk dapat lebih berhati-hati terutama pada malam hari.
“Hindari jam rawan untuk berkendara terutama malam hari apalagi saat ini sedang musim hujan, dan gunakan selalu pelengkapan berkendara helm, sealt belt, lengkapi surat-suratnya juga,” imbaunya.
Sementara itu, Iptu Irpan Nurwandi Kanit Regident Satlantas Polres Cilegon menambahkan, pihaknya selama 2 hari melakukan Operasi Zebra Maung ini minim menemui pelanggaran.
Berdasarkan Polres Cilegon pihaknya hanya memberikan tilang manual kepada 3 pengendara dengan kritertia pelanggaran knalpot brong, tidak memakai helm, dan berboncengan 3.
“Kami hanya memberikan tilang manual 3 orang saja, teguran 95 orang, dan kita memberikan edukasi kepada 5 orang. Tingkat kepatuhan berlalu lintas masyrakat juga sudah tinggi,” pungkasnya.***

















