BANTENRAYA.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten menggelar kegiatan pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Gedung Pertemuan Cahaya, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya zat adiktif.
Hadir sebagai narasumber Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten H. Pinan dan Kepala Bidang P2M BNN Kabupaten Tangerang Yoyon Suryana. Sementara peserta yang hadir hadir terdiri dari Aparatur Badan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Karang Taruna, pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Aparatur Desa.
BACA JUGA: Bangga! Film Maker Muda Asal Banten Tembus Festival Film Internasional JAFF 2025
Kepala Bakesbangpol Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah,. S.IP,. M.Si turut hadir untuk membacakan sambutan sekaligus membuka acara pada kegiatan Pelaksanaan P4GN di Provinsi Banten Tahun 2025.
P4GN merupakan program yang sangat penting untuk melindungi generasi penerus dan mewujudkan Provinsi Banten yang bersih dan bebas narkoba.
Ia juga berharap melalui kegiatan P4GN ini semakin tumbuh kesadaran dan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memerangi penyalahgunaan narkoba.
BACA JUGA: Sekitar 15,48 Ribu Orang di Kota Cilegon Menganggur Pada 2025, Tertinggi Selama Tiga Tahun Terakhir
“Demi terwujudnya Provinsi Banten yang bersih, sehat dan bebas dari narkoba,” ujarnya.
Kepala Bidang P2M BNN Kabupaten Tangerang Yoyon Suryana mengungkapkan, peredaran narkoba kini semakin masif.
Hal itu dipengaruhi oleh beberapa hal seperti misalnya bisnis narkoba sangat menggiurkan dengan keuntungan sangat besar dan tentu adanya kandungan zat adiktif yang bikin ketagihan.
“Permasalahan hidup yang semakin sulit menjadikan penyalahgunaan narkoba sebagai salah satu pelarian. Kemajuan telekomunikasi dan transformasi berakibat mudahnya pengaruh kehidupan gaya barat masuk ke Indonesia,” tuturnya.
Selain itu, narkoba menyimpan bahaya yang sangat akut jika sudah terjerumus ke dalamnya karena memiliki sifat adiktif atau membuat ketagihan.
Hal itu bisa memengaruhi kebiasaan seseorang lantaran akan selalu teringat dan bisa melakukan apa saja untuk mendapatkannya.
Untuk menghindarinya, kata dia, ada sejumlah kiat yang bisa dilakukan seperti berkomitmen tidak menggunakan narkoba, fokus pada cita-cita dan pekerjaan.
Kemudian berani mengatakan tidak pada narkoba dan jangan pernah mencobanya, memilih kegiatan yang positif dan memanfaatkan waktu dengan baik.
Kiat lainnya adalah pandai memilih kawan dan saling menjaga serta memberi motivasi yang baik, menciptakan lingkungan bersih narkoba.
“Selanjutnya ada home sweet home, menciptakan suasana menyenangkan dalam keluarga serta berani menghadapi segala masalah dan selalu ingat pada bahaya narkoba,” tuturnya. (Adv)



















