BANTENRAYA.COM – Anggota Komisi IV DPRD Kota Cilegon Muhamad Shidqi Andrezha memberikan sorotan tidak adanya anggaran pemeliharaan jalan dan drainase lingkungan di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon.
Hal itu membuat banyak jalan dan drainase lingkungan jarang mendapatkan perbaikan.
Dirinya akan mendorong adanya anggaran pemeliharaan di Disperkim pada APBD perubahan nanti.
Shidqi menjelaskan, menyoroti ketiadaan alokasi dana pemeliharaan di dinas tersebut selama ini.
“Ternyata di Disperkim ini tidak ada dana pemeliharaan. Ini menjadi catatan bagi kami di DPRD,” katanya, Kamis 12 Maret 2026.
Shidqi berkomitmen akan membawa hasil notulensi rapat tersebut ke tingkat komisi untuk menggodok anggaran pemeliharaan, yang diharapkan bisa mulai masuk pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau Perubahan tahun ini.
BACA JUGA : Pemkot Cilegon Didorong Kolaborasi, Hadapi Tantangan Era Society 5.0
“Kalau ada jalan lingkungan bolong atau drainase penuh sedimen akibat banjir, mereka harus punya anggaran untuk langsung memperbaiki, mirip dengan dana taktis di Dinas PU,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Disperkim Kota Cilegon Edhi Hendarto mengungkap, pentingnya pembangunan drainase lingkungan dengan sistem hierarki yang jelas. Menurutnya, meski dimensi drainase di bawah wewenang Perkim relatif kecil, perannya sangat vital sebagai penyalur air menuju drainase besar.
“Kita fokus menata drainase tersier yang kecil-kecil ini supaya tertata. Jangan sampai mampet, sehingga air bisa tersalurkan dengan lancar ke drainase yang lebih besar,” tambahnya. (***)
















