BANTENRAYA.COM – Selama masa arus mudik Lebaran 2026, ASDP memprediksi sebanyak 1,5 juta pemudik dari Sumatera akan melintasi menyebrang menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak.
Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah hanya tinggal menghitung waktu saja, seluruh moda transportasi telah bersiap untuk membawa para penumpang menuju tempat tujuannya.
Untuk mudik jalur transportasi laut, pihak ASDP telah menyiapkan berbagai macam skema pengaturan, hingga diskon tarif tiket kapal.
Menjelang lebaran seperti ini, pelabuhan dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa ataupun sebaliknya akan ramai dipadati oleh pemudik dari seluruh Indonesia.
Karena mudik merupakan sudah menjadi bagian budaya di Indonesia untuk kembali ke kampung halamannya merayakan Hari Raya bersama keluarga.
BACA JUGA : Polda Banten Siagakan 55 Pos Pengamanan dan Pelayanan untuk Mudik Lebaran 2026
Dikutip Bantenraya.com dari akun instagram @asdp_id menginformasikan bahwa akan ada terdapat 1.512.463 pemudik dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak.
Pihaknya memprediksi sebanyak 1.512.463 yang akan melintas ke Pelabuhan Merak terdiri dari 108.952 pejalan kaki, dan 1.403.511 penumpang di dalam kendaraan.
ASDP menyiapkan armada penyeberangan mobilitas angkutan Lebaran 2026 sebanyak 57 kapal beroperasi, dan 2.949 trip kapal.
Dukungan operasional tersebut untuk dapat memastikan layanan penyeberangan berjalan dengan lancar dan aman.
Terdiri dari sebanyak 786 personel, layanan kesehatan 24 jam, CCTV monitoring pelabuhan, buffer zone, dan sistem delaying.
Adapun pengaturan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 untuk mengantisipasi kepadatan yaitu kendaraan logistik besar dialihkan ke Pelabuhan BBJ Muara Pilu sampai ke Pelabuhan Bojonegara.
BACA JUGA : Antisipasi Kebakaran Saat Arus Mudik Lebaran, Damkar Cilegon Siapkan 4 Pos Siaga
Pemesanan tiket kapal hanya dilakukan melalui aplikasi Ferizy paling lambat H-1 keberangkatan, dan single tarif berlaku pada periode tertentu saja.
Demikian informasi mengenai jumlah kepadatan pemudik yang akan menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa. (***)
















