BANTENRAYA.COM – Lembaga Amil Zakat Nasional Asar Humanity memilih Kampung Sarimulya, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak sebagai lokasi pendistribusian hewan kurban pada Idul Adha 2025.
Asar Humanity sendiri membawa satu ekor sapi dan dua ekor kambing.
Rencananya, kurban tersebut akan dibagikan kepada keluarga yang tinggal di kampung tersebut yang juga merupakan warga Baduy Mualaf.
GM Program pada Asar Humanity, Arizan Setiawan mengungkapkan, alasan pihaknya mendistribusikan daging kurban di Kampung Baduy Mualaf itu agar masyarakat di pelosok Indonesia merasakan manfaatnya.
“Setiap tahun kita selalu mengangkat kurban ujung negeri. Kita ingin daging kurban itu tidak hanya penuh pada satu titik,” ungkap Arizan, Minggu, 8 Juni 2025.
Baca Juga: Drakor Our Unwritten Seoul Episode 6 Sub Indo: Spoiler dan Link Nonton Full Movie
Di Kampung Baduy Mualaf itu sendiri, Arizan mengatakan, bahwa kurban yang digelar tahun ini merupakan yang kedua setelah kegiatan serupa digelar pada tahun sebelumnya.
Kendati begitu, ia juga menyebut pihaknya sudah beberapa kali melakukan aksi bakti sosial untuk masyarakat Baduy Mualaf, mulai dari pembangunan sumur, tempat wudhu, paket pangan dan beberapa program sosial lainnya.
“Warga antusias, mungkin karena memang ini bukan pertama kali ya. Jadi ini kita jadikan ajang silaturahmi dan kebersamaan. Makanya nanti juga ada kendurian,” imbuhnya.
Di sisi lain, ada cerita unik sekaligus menyentuh dari warga Baduy Mualaf setempat dengan adanya kurban di kampung mereka.
Baca Juga: Masih Ada Stok Daging Kurban Idul Adha 2025? Begini Cara Hilangkan Perengus pada Daging Kambing
Warga merasa sangat senang lantaran mereka mengaku hanya bisa merasakan daging ketika adanya momen kurban di kampung mereka.
“Senang banget, karena kami ini orang susah tidak bisa beli daging, dengan adanya kurban di Kampung kami jadi warga bisa makan daging,” kata seorang warga Baduy Mualaf, Ita.
Selama tinggal di kampungnya itu, Ita mengaku baru ada dua kali kegiatan penyembelihan hewan kurban dan keduanya diselenggarakan oleh Asar Humanity.
“Selain dari itu belum pernah ada. Makanya kami sekalian masak-masak sekampung buat makan bareng warga dan relawan. Mungkin ada sate dan gulai nanti,” tandasnya.***



















