BANTENRAYA.COM – Gedung TK di Kota Cilegon dinilai termasuk kecil, namun Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia atau IGTKI Kota Cilegon mengaku tetap memaksimalkan belajar dan taman bermain anak-anak.
Ketua IGTKI Kota Cilegon Sholatul mengatakan, 90 persen gedung bangunan TK di Kota Cilegon tergolong rapi.
Berdasarkan data IGTKI Kota Cilegon terdapat 131 lembaga sekolah TK, yang termasuk TK negeri 16 sekolah, dan 115 termasuk TK swasta yang dikelola oleh yayasan.
Baca Juga: Dampak Kegiatan 2024, Baru 5 Proyek di Pemkot Cilegon yang Tuntas Dilelang
“Bangunan TK di Cilegon rata-rata 90 persennya rapi, tapi untuk mengurus sarana dan prasarananya banyaknya kembali kepada pengurus yayasan masing-masing,” kata Sholatul kepada Bantenraya.com, Senin 26 Mei 2025.
Menurutnya, gedung TK tak begitu memprihatinkan, hanya saja ruangannya yang begitu kecil.
“Ya kalau gedung TK itu memang ga memprihatinkan, hanya ruangannya begitu kecil kalau lahan supaya luas ya Alhamdulillah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, yang utama dalam pembangunan TK yakni tersedianya permainan untuk para anak-anak yang masuk dalam proses pembelajaran.
“Yang diperhatikan bukan hanya gedung, tapi ada alat mainnya juga perlu ada. Di TK selain belajar, perlu adanya bermain,” katanya.
Perlunya sistem pembelajaran dalam bermain, kata dia, perlunya penyediaan alat bermain yang memadai sekaligus perawatannya.
Baca Juga: Makin Sehat Saat Idul Adha 2025, Begini Cara Aman Olah Daging Kurban
“Meskipun ruangan TK itu kecil, tetap harus ada alat-alat bermain. Alhamdulillah di beberapa TK sudah memadai ada alat bermainnya untuk anak-anak, dan dirawat juga,” pungkasnya. ***

















