Rabu, 11 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

PATTIRO Soroti Pemangkasan Belanja Daerah Pemprov Banten Rp1,2 Triliun: Tidak Nyambung!

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
24 April 2025 | 13:05
TPP ASN Pemkot Serang

Ilustrasi TPP ASN Pemkot Serang. (Pixabay/IqbalStock)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Pemangkasan belanja daerah sebesar Rp1,2 triliun dalam APBD Provinsi Banten tahun 2025 menimbulkan pertanyaan publik.

Anehnya, angka pemangkasan belanja daerah ini mirip dengan temuan potensi pendapatan fiktif sebesar Rp1,2 triliun yang ditemukan PATTIRO Banten.

Menurut Bella Rusmayanti, peneliti PATTIRO Banten, alasan penetapan potensi pendapatan dengan penyesuaian PPN 12% sebagaimana disampaikan Pemprov Banten yang menjadi dasar pemangkasan belanja daerah dinilai tidak nyambung sebagai sebuah argumen.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: 43 Koperasi Merah Putih Bakal Dibentuk di Cilegon, Pengurus Harus Berintegritas

Sebab, pajak yang dikelola Pemerintah Provinsi Banten hanya berdasarkan tujuh jenis pajak dan tidak termasuk PPN.

Bella menjelaskan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2024 dijelaskan bahwa pajak yang dikelola Pemerintah Provinsi Banten yaitu PKB, BBNKB, PAB, PBBKB, Air Permukaan, Pajak Rokok, dan Opsen Pajak MBLB.

Karena itu, dia melihat alasan mengkambinghitamkan PPN 12 persen sebagai sesuatu yang tidak nyambung.

Baca Juga: Angka Kemiskinan di Banten Tahun 2024 Menurun, Sekitar 14 Persen

“Kami melihat alasan penetapan potensi pendapatan dengan penyesuaian PPN 12% tidak nyambung, karena pajak provinsi hanya berdasarkan pada tujuh jenis pajak, sehingga kenaikan PPN tidak otomatis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Di sisi lain, kebijakan pembebasan pokok dan/ atau sanksi administrasi PKB dan BBNKB melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 170 Tahun 2025 yang dituding sebagai biang kerok hilangnya potensi pendapatan sehingga menyebabkan menurunnya APBD Provinsi Banten juga dinilai keliru.

Sebab berdasarkan perhitungan PATTIRO Banten, potensi tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2025 di Provinsi Banten mencapai Rp1,59 triliun.

Baca Juga: Ucapkan Selamat untuk Zakiyah-Najib, Andika Hazrumy Sampaikan Pesan Kebersamaan

“Dengan estimasi Rp954 miliar dapat masuk sebagai PAD provinsi apabila penagihan berhasil dilakukan secara optimal. Angka ini nyaris menyamai nilai belanja yang kini dipangkas akibat asumsi pendapatan yang tidak terealisasi,” katanya.

Dengan demikian, kata Bella, kebijakan pemutihan denda PKB yang saat ini berjalan semestinya dimaknai sebagai peluang, bukan sebagai hilangnya pendapatan.

Pemerintah Provinsi Banten menurutnya harus memperkuat strategi penagihan pajak yang menunggak.

Baca Juga: Stroke dan Kurang Modal, Lima Orang Gagal Berangkat Haji

Selain itu, yang tak kalah penting adalah edukasi kepada para wajib pajak, bukan menyandarkan asumsi pendapatan pada basis yang tidak relevan seperti proyeksi kenaikan PPN 12% yang sudah jelas masuk pajak pusat dan tidak mempengaruhi PAD.

“Kami juga mempertanyakan aspek perencanaan dan evaluasi belanja daerah yang dipangkas, yaitu belanja apa yang dipangkas?,” tuturnya.

“Apakah pemangkasan tersebut menyasar program prioritas publik atau justru program transisi dari gubernur baru? Apakah telah dilakukan kajian mendalam dan holistik oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Bappeda Banten?” katanya.

BACAJUGA:

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43

Baca Juga: Sandy Walsh vs Cristiano Ronaldo, Berikut Jadwal Perempat Final ACL Elite 2025 dan Link Live Streaming

Bella juga mempertanyakan apakah OPD perencana memiliki potensi kurang mendukung program-program gubernur baru dalam masa transisi saat ini?

Apakah OPD tidak melihat SE Mendagri yang memberikan strategi dalam rangka meningkatkan PAD, khususnya sektor PKB?

Untuk itu, PATTIRO Banten mendesak agar Pemerintah Provinsi Banten menyampaikan secara terbuka dokumen perhitungan pendapatan dan belanja, termasuk kajian pemangkasan.

Baca Juga: Imbas Efisiensi, Serapan Anggaran Pemprov Masih Rendah

Lalu, TAPD dan OPD terkait melakukan review menyeluruh terhadap proyeksi pendapatan, dengan mengacu pada basis data dan tren riil.

Dia juga meminta Pemerintah Provinsi Banten bersama dengan DPRD Banten membahas kembali prioritas belanja berdasarkan hasil musrenbang, dokumen perencanaan, dan RPJMD yang sedang berlangsung.

Yang terakhir, OPD menindaklanjuti secara aktif arahan pemerintah pusat terkait optimalisasi PAD, tidak hanya berhenti pada wacana kenaikan tarif atau asumsi makro.

“Transparansi fiskal, keselarasan perencanaan, dan akuntabilitas kebijakan publik adalah fondasi penting dalam menjamin keadilan pembangunan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah,” katanya. ***

Editor: Administrator
Tags: pattiropemangkasan belanja daerahPemprov Banten
Previous Post

43 Koperasi Merah Putih Bakal Dibentuk di Cilegon, Pengurus Harus Berintegritas

Next Post

DPRD Soroti Buruknya Pelayanan Disdukcapil Kota Cilegon

Related Posts

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi
Daerah

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten
Daerah

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten
Daerah

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo
Pemprov Banten

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43
Dewan Banten Soroti Banjir di Kota Serang dan Apresiasi Aksi Gerak Cepat Walikota Budi Rustandi
Pemprov Banten

DPRD Minta Jalan Palima–Pakupatan Dituntaskan, DPUPR Banten Pastikan Terus Berprogres

26 Agustus 2025 | 17:37
Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten
Pemprov Banten

Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten

25 Agustus 2025 | 22:53
Load More

Popular

  • Istana Surosowan terlihat dari udara. Istana Surosowan hancur akibat perang antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan anaknya Sultan Haji yang dibantu oleh Belanda. (Dokumentasi DJKN Banten)

    Gubernur Banten Usulkan Rekonstruksi Istana Surosowan Kepada Menteri Kebudayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Pemkot Cilegon Dibuka Transparan, Warga Bisa Akses Cukup Via Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Budi Rustandi Turun Tangan Bredel Spanduk Liar di Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayah-Anak Bersitegang? Rumah Aspirasi Bupati Lebak Disegel JB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Gratis Tak Pakai Bus Abal-abal, Dishub Kota Cilegon Jamin Semua Sudah Dicek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Hanya Saat Pemilu, DPC PKS Kecamatan Jombang Komitmen Hadir di Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Buka bersama BRI Region 8 Jakarta 3 dengan PWI Tangsel. (Dokumentasi PWI Tangsel)

BRI Region 8 Jakarta 3 Apresiasi Peran Media, Buka Puasa Bersama PWI Tangsel

11 Maret 2026 | 04:24
Kepala Dishub Banten Tri Nurtopo menegaskan pihaknya menyiagakan ratusan personel amankan jalur mudik. (Rafi/Bantenraya.com).

Dishub Banten Sebar Ratusan Personel di Sepanjang Jalur Mudik, 19 Titik Jadi Fokus Pengawasan

11 Maret 2026 | 04:00
Ilustrasi mudik gratis. (Instagram @kemenhub151)

Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Cilegon Ditutup, yang Lolos Seleksi Siap-siap Berangkat Pekan Ini

11 Maret 2026 | 03:00
Kepala BBWSC3 Dedi Yudha Lesmana saat mendampingi Walikota Serang Budi Rustandi kala meninjau normalisasi Sungai Ciwaka di Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa 10 Maret 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Atasi Banjir di Grand Sutera Kota Serang, Sungai Ciwaka Bakal Dibangun Tanggul

10 Maret 2026 | 21:55

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda