BANTENRAYA.COM – Safari Ramadan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Serang pada bulan Ramadan tidak luput dari finah dan ‘gorengan’ di media massa dan media sosial.
Bahkan kegiatan rutin safari Ramadan ini dikaitkan dengan Pilkada Kabupaten Serang.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Serang, Mamak Abror mengatakan, Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemkab Serang untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.
Baca Juga: Demi Warga Banten Supaya Sehat, Pemprov Banten Anggarkan Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Rp 400 Miliar
Abror menyatakan, tidak ada kaitan Safari Ramadan dengan kegiatan politik Pilkada.
“Jadi jika ada persepsi bahwa kegiatan ini adalah kampanye, itu fitnah. Ini kegiatan rutin untuk mendekatkan diri antara pemerintah dengan masyarakat pada Ramandan,” ujarnya.
“Kegiatan ini rutin dilaksanakan,” tegas Abror kepada wartawan, Jumat 7 Maret 2025.
Baca Juga: Sinopsis Buried Hearts Episode 5 Sub Indo: Momen Menegangkan Dong Joo Bersama Jang Sun
Menurut Abror, untuk memastikan kegiatan ini sesuai dengan aturan, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sudah meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk ikut mengawasi.
“Ibu Bupati dan Pemkab Serang sangat transparan, dan melaksanakan Safari Ramadan ini sesuai dengan aturan,” ujarnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Furqon membenarkan, pihaknya diundang untuk hadir pada setiap Safari Ramadan yang dilaksanakan oleh Pemkab Serang.
Baca Juga: Perkosa Bocah Pemulung, Pria Asal Medan Divonis 15 Tahun Penjara
“Setiap Safari Ramadan, kami ikut melakukan pengawasan. Kami diundang oleh pihak pemda,” ujarnya.
Furqon memastikan, pihak Bawaslu selalu hadir memenuhi undangan Pemkab Serang pada kegiatan Safari Ramadan.
Ia pun menegaskan, tidak ada kampanye dalam kegiatan tersebut. “Kemarin hadir, hari ini juga hadir. Tidak ada kampanye sedikit pun,” tegasnya.***


















