BANTENRAYA.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian atau Diskominfo Kota Cilegon bersama Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM Kota Cilegon kembali menggelar Ngobrol Santai di Aula Kecamatan Purwakarta, Rabu, 29 Mei 2024.
Kepala Dinas Kominfo Agus Zulkarnain mengatakan, KIM merupakan mitra Dinas Kominfo dalam penyebarluasan informasi.
Dalam praktiknya, pemberdayaan informasi yang disampaikan KIM disesuaikan dengan kultur masing-masing wilayah sehingga bila di Purwakarta punya potensi dan sumber daya lokal yang bisa dipromosikan, maka itu akan menjadi nilai plus.
“Kami dari Diskominfo Kota Cilegon mendorong rekan-rekan KIM untuk maju. Misal teman-teman mau jadi Influencer, konten kreator dan lain-lain sehingga bagaimana menumbuhkan informasi yang baik dan positif, saya mengajak rekan-rekan untuk sama-sama menyampaikan informasi positif kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Agus, di Diskominfo Kota Cilegon ada sejumlah potensi yang bisa dikolaborasikan dengan KIM, sehingga KIM bisa belajar bersama.
Baca Juga: Pedagang Hewan Kurban Mulai Marak, DKPPP Kota Serang Belum Lakukan Pemeriksaan
“Kami punya sumber daya mantan-mantan jurnalis dan video editor yang bisa menjadi mentor bagi rekan-rekan KIM dalam membuat konten di media sosial. Insya Allah kalau kontennya menarik, nanti follower dan viewer-nya banyak dan bisa jadi menghasilkan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KIM Kota Cilegon Irwan Setiawan mengatakan, Ngobrol Santai di Kecamatan Purwakarta merupakan agenda kedua yang dilakukan sebelum pembentukan KIM Kecamatan.
“Pemebentukan KIM ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Peran KIM ini banyak, kita ingin komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat dan masyarakat dengan pemerintah. Kalau informasi ini merata, Insya Allah akan lebih banyak masyarakat yang menerima manfaat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Camat Purwakarta Suadilah mengajak anggota KIM untuk bisa mengangkat potensi lokal di wilayahnya masing-massing untuk dipromosikan ke media sosial.
“Di Purwakarta ini ada produk unggulan buah melon yang buahnya manis dan banyak disukai orang. Silahkan bantu buat konten baik narasi maupun videonya. Siapa tahu nanti jadi youtuber kelas dunia,” paparnya.
Baca Juga: Tidak Punya Usaha Menjanjikan, DPRD Kabupaten Serang Dorong Pembubaran PT SBM
Bukan hanya melon, kata Suadilah, potensi kuliner juga banyak, seperti emping, gipang, getas, bolu kuwuk, hingga rabeg.
“Potensi Purwakarta lainnya adalah adanya desa budaya di Kelurahan Pabean. Silahkan dikemas sebab orang itu sekarang kadang-kadang enggak lihat isi, tapi kemasannya bagus sehingga menjadi menarik,” paparnya.
Suadilah mencontohkan, pada acara Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), beberapa waktu lalu, Pemkot Cilegon berhasil mengemas produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi bingkisan bagi para kepala daerah yang hadir.
“Kemasannya bagus dan menarik, isinya kue-kue tradisional khas Cilegon seperti gipang, getas, keripik dan lain-lain. Kemasan itu menentukan. Siapa yang bisa mengemas, dia akan sukses,” pungkasnya.***
















