BANTENRAYA.COM – Puskesmas Labuan membuka pelayanan kesehatan gratis bagi korban kebakaran di Pasar Baru Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Senin (23/2).
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Pasar Baru Labuan, menyebabkan sejumlah pedagang mengalami luka ringan.
“Korban luka serius tidak ada, hanya ada satu orang yang kakinya terkena paku, dan yang berobat tiga orang,” kata Sri Rejeki, Kepala Puskesmas Labuan.
BACA JUGA: PBSI Uniba Gelar Teater Sastra, Pewujudan Teori Melalui Ekspresi
Sri mengimbau, kepada pedagang Pasar Baru Labuan yang terdampak bencana kebakaran untuk menjaga kesehatan dengan baik, jika mengeluh sakit bisa berkonsultasi dengan Puskesmas Labuan.
“Pesannya tetap menjaga kesehatan,” harapnya.
Camat Labuan, Yayat Hidayat mengatakan, pelayanan kesehatan tersebut dalam rangka mencegah warga terserang penyakit pasca kebakaran di Pasar Baru Labuan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, warga yang terdampak kebakaran dalam kondisi baik.
“Hasil pemeriksaan tim kesehatan dari puskesmas, Alhamdulillah kondisi pedagang sehat,” katanya.
Dia memastikan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran di Pasar Baru Labuan. Namun menyebabkan puluhan kios lapak pedagang Pasar Baru Labuan hangus terbakar.
“Tidak ada korban. Total kios yang terbakar kurang lebih sekitar 20 kios. Untuk kerugian masih kami data,” terangnya.
Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Pandeglang, Acep Firmansyah menjelaskan, bencana kebakaran yang menghanguskan lapak pedagang Pasar Baru Labuan pada Minggu (22/2) sore, disebabkan akibat korsleting listrik dari salah satu kios.
“Awalnya warga melintas banyak asap yang berasal dari dalam kios kosong. Pada saat dicek terjadi kebakaran. Berdasarkan pengecekan, kebakaran diduga dari korsleting listrik yang kemudian mengakibatkan api menyambar ke bangunan kios lain,” terangnya.
Akibat dari kejadian itu, kata Acep, puluhan kios pedagang hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun mengakibatkan korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa. Hanya bangunan kios yang terbakar. Untuk kerugian sedang kami data,” katanya. ***
















