BANTENRAYA.COM – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Universitas Bina Bangsa (Uniba) menyelenggarakan acara teater. Pentas ini menjadi bukti pembelajaran sastra di bangku kuliah, tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga diwujudkan melalui ekspresi seni yang hidup dan bermakna.
Acara yang digelar di Kampus II FKIP Uniba ini dihadiri Kepala Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) Bahasa Indonesia, serta mahasiswa dari PBSI, yang turut hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan seni budaya ini.
Teater Sastra Mahasiswa PBSI Sangat Kompak
Mahasiswa PBSI tampil kompak dengan balutan kostum teatrikal yang beragam dan penuh simbol. Setiap peran dibawakan dengan ekspresi kuat, didukung tata rias dan busana yang mencerminkan karakter cerita.
BACA JUGA: Kemenag Cilegon Siapkan Rp 36 Miliar Untuk Bayar Honor Guru Madrasah Formal dan Non Formal
Meski panggung dibuat sederhana, suasana dramatik tetap terasa dan mampu menghidupkan alur pertunjukan.
Pentas teater ini merupakan bagian dari praktik pembelajaran seni pertunjukan yang dirancang untuk melatih kepekaan sastra, kemampuan berbicara, penghayatan karakter, serta kerja sama tim antarmahasiswa.
Penampilan teater mahasiswa PBSI Uniba ini mendapat respons positif dari kaprodi, sekprodi, dosen pendamping dan penonton.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran kreatif untuk mencetak calon pendidik Bahasa dan Sastra Indonesia yang adaptif, ekspresif dan relevan dengan perkembangan zaman.
BACA JUGA: Alami Badan Lemas hingga Sembelit Selama Puasa, Begini Cara Menjaga Hidrasi Tubuh
Kaprodi Bahasa Indonesia Desma Yuliadi Saputra dalam sambutannya mengungkapkan, pentingnya kegiatan seni seperti teater dalam membentuk karakter, dan mengembangkan kreativitas mahasiswa.
“Selain sebagai media untuk mengekspresikan diri, teater juga mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang sangat relevan dengan pengajaran bahasa dan sastra,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Prodi Bahasa Indonesia Rina Andriani mengatakan, acara seperti ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berakting, berbicara dan bekerja sama dalam sebuah tim.
“Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap kreativitas mahasiswa, yang dapat memberikan pengalaman berharga dalam dunia seni dan budaya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Merapat! 5 Lokasi Masjid Tangerang Raya yang Bagi-bagi Takjil Gratis di Bulan Ramadan 2026
Sementara itu, Dosen pengampu mata kuliah Dewi Susanti menyampaikan, kegiatan ini penting untuk meningkatkan kepekaan sosial mahasiswa serta melatih keterampilan komunikasi dan ekspresi diri mereka.
“Teater ini bukan hanya tentang hafal dialog, tetapi bagaimana mahasiswa mampu mengekspresikan karakter, mengolah emosi, dan bekerja sama sebagai sebuah tim teater,” tuturnya. ***



















