BANTENRAYA.COM – Memasuki musim penguhujan masyarakat diminta waspada dengan beberapa wabah penyakit yang sering hadir.
Dimana, tentu saja untuk mencegah itu terjadi, maka masyarakat diminta untuk menjaga daya tahan tubuhnya.
Misalnya dengan makanan yang bergizi seimbang, termasuk juga dengan istirahat yang cukup.
Tidak hanya itu, masyarakat juga ditekankan untuk bisa memperhatikan lingkungan, sehingga berbagai potensi penyakit juga bisa diantisipasi.
Termasuk, juga lingkungan akan berperan besar terhadap kondisi Demam Berdarah Dengue (DBD) yang juga berpotensi menjadi wabah.
Baca Juga: Satu Tersangka Penipuan Jual Beli Scrap Rp1 Miliar, Meninggal Dunia
“Biasanya hujan ini cenderung kasus DBD jadi mulai bersih-bersih baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Jadi nyamuk aedes aegypti yang di luar rumah itu dia sukanya di tempat gelap dan lembab,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Cilegon Rully Kusumawardhany di Aula Setda II, Jumat 12 Januari 2024.
Untuk sekarang, papar Rully pihaknya tengah terus mengoptimalkan sosialisasi dan edukasi dengan mengajak masyarakat untuk kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) juga melakukan kebersihan lingkungan.
“Kalau di luar rumah itu, kalau rumput-rumputnya sudah tinggi, kemudian ranting-ranting pohon sudah rimbun, itu harus segera dipangkas supaya sinar matahari tetap bisa masuk,” jelasnya.
Sebab, ujar Rully, di kegiatan PSN dan kebersihan lingkungan dinilai sangat efektif untuk memutus mata rantai penularan DBD. Selain itu juga masyarakat dapat membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Baca Juga: BUMN Banyak Kolaps, Mahfud MD Bilang Banyak Praktik Korupsi
“Jaga stamina tubuh, mesti diperbanyak makan buah dan sayur, istirahatnya cukup, jangan lupa jaga kebersihan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran penyakit influenza yakni dengan menggunakan masker.
“Jangan lupa yang influenza, batuk dan pilek sebaiknya pakai masker supaya tidak menularkan ke yang lain,” jelasnya.
Sebelumnya, sebaran kasus demam berdarah dengue atau DBD ada sebanyak 242 kasus di Kota Cilegon pada 2023. Kasus tersebut turun dibandingkan pada 2022 yang mencapai 574 kasus.
Terbanyak kasus tersebut yakni di Kecamatan Purwakarta sebanyak 43 kasus. ***















