BANTENRAYA.COM – Wisata Alam Kampung Pemancingan di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang yang baru diresmikan dua bulan lalu kondisinya sepi pengunjung.
Pengunjung Wisata Alam Kampung Pemancingan yang datang setiap harinya tidak lebih dari 10 orang.
Salah satu karyawan Wisata Alam Kampung Pemancingan Ikin Sodikin mengatakan, wisata yang baru dilaunching setelah Lebaran Idul Adha itu sepi pengunjung.
Baca Juga: Gratis! Kecamatan Serang Bantu Promosikan Produk UMKM, Sampai Sediakan Fotografer
Diungkapkannya, sepinya pengunjung karena wahana yang tersedia masih terbatas.
“Sekarang pengunjungnya sepi, memang di sini masih kurang wahananya, cuman ada terapi ikan, kolam tangkap ikan buat anak-anak, berkuda, panahan, dan jembatan Siloka,” ujar Ikin, Selasa, 7 Spetember 2021.
Wisata yang memiliki luas lahan 8.000 meter itu dikunjungi wisatawan sehari tidak lebih dari 10 orang, bahkan pada hari kerja terkadang tidak ada pengunjung sama sekali.
“Waktu PPKM lagi ketat-ketatnya tidak ada pengunjung sama sekali, bahkan untuk mengaji karyawan juga kewalahan. Dulunya ini pesantren karena enggak lanjut dibuat wisata,” katanya.
Baca Juga: Mobile Legend Bang Bang (MLBB) X Transformer: Pertempuran Sengit Autobots vs Decepticons
Ikin berharap, ada investor yang mau mengembangkan objek wisata yang bersebelahan dengan Taman Bunga Shinta sehingga wahana permainannya bisa terus ditambah.
“Mudah-mudahan ke kedapan ada investor yang bisa menambah wahana bermainnya biar lebih menarik lagi,” tuturnya.
Baca Juga: Pakaian Basic yang Wajib Dimiliki Pria, Bakalan Buat Kamu Ganteng Maksimal Setiap Saat
Ia menjelaskan, keuntungan dari usaha wisata tersebut sebagian untuk membiayai kegiatan salah satu pesantren tahfidz yang ada Kota Serang.
“Waktu awal-awal di buka pengunjungnya ada yang dari Tangerang, Serang, dan dari Cilegon. Untuk biaya masuk mobil Rp10.000 dan motor Rp5.000. Kadang mah kita gratisin saja,” ungkapnya. ***















