BANTENRAYA.COM – Video viral yang disebut sebagai warga divaksin paksa ternyata hoaks dan bohong.
Faktanya, video tersebut adalah video masyarakat bersama aparat keamanan yang mengamankan orang dengan gangguan jiwa di Kampung Duren Mekar RT 1/6, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
Salah satunya dilansir oleh Radardepok.com.
Baca Juga: Viral Video Warga Divaksin Paksa, Dipiting dan Dipegangi Orang Berseragam Polisi dan TNI
Dijelaskan bahwa warga yang dipegangi bernama Mulyadi yang berkeliaran dengan membawa senjata tajam.
Kakak kandung Mulyadi bernama Kidan melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat karena khawatir Mulyadi melukai orang lain.
“Saya melihat adik saya keliaran bawa senjata tajam, takut melukai orang sekitar jadi saya lapor dengan Pak RT,” imbuh Kidan kepada Radar Depok, Minggu 6 Februari 2022.
Baca Juga: Deretan Artis dan Politikus Ramaikan Pertandingan Pingpong Abdel vs Desta, Siapa Dukung Siapa?
Ketua RT 1/6 pun meneruskan laporan kepada Bintara Pembinas Desa TNI AD (Babinsa) dan Dinas Sosial Kota Bogor.
Babinsa pun mendatangkan empat personilnya yang di kepalai oleh Sertu Mulyadi untuk menangani ODGJ tersebut.
“Langkah awal yang kita ambil adalah menjauhkan korban dari senjata tajam yang ada di tangannya dahulu,” tutur Sertu Mulyadi.
Baca Juga: Tak Sanggup Puasa Bulan Rajab, Ustadz Abdul Somad Ungkap Amalan Pengganti yang Sama Dahsyatnya
Sebagai antisipasi oleh kemarahan korban, lima orang personil dari Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas) pun dikerahkan untuk bersama melumpuhkan korban.
“Setelah korban berhasil dilumpuhkan, langkah selanjutnya membius korban agar pingsan untuk dibawa ke rumah sakit,” ujar Sertu Mulyadi.
Korban pun berhasil dibius oleh dr.Andri dari pihak Puskesmas Bojongsari. Selang 15 menit korban berhasil dilumpuhkan dan segera dibawa ke Rumah Sakit Jiwa oleh Dinas Sosial Kota Bogor.
Baca Juga: Habib Kribo Disetting untuk Menandingi Habib Bahar, KH Idrus Ramli: Habib Bahar Terlalu Berani
Menurut keterangan dari warga sekitar, Mulyadi mengalami gangguan kejiwaan dikarenakan stress terkait masalah finansial, setelah terkena PHK Mulyadi pun menjadi orang yang tidak sadarkan diri dan meresahkan warga secara berkeliaran membawa senjata tajam. ***
Berita ini sudah tayang di Radardepok.com dengan judul ‘Usai di-PHK, Warga Duren Mekar Keliling Bawa Sajam‘.
















