BANTENRAYA.COM – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengunjungi sekolah dasar negeri atau SDN Kalong, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Kunjungan tersebut untuk memastikan siswa belajar di atas kursi karena pada masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS siswa SDN Kalong belajar di atas lantai.
Najib mengatakan, berkesempatan hadir ke SDN Kalong Kecamatan Kibin atas adanya aduan dari masyarakat bahwa siswa belajar di atas lantai.
“Dari kemarin pas acara MPLS kursinya kurang. Tapi dulu kalau saya MPLS itu di kebon bukan di ruangan. Tapi hari ini saya hadir ingin memastikan bahwa sarana belajar di sekolah sudah ada,” ujarnya, Jumat 1 Agustus 2025.
Baca Juga: Warga Kota Baja Wajib Tahu, Ini Daftar 29 Program Studi yang Dapat Dibiayai Beasiswa Cilegon Juare
Pihaknya juga ingin memastikan layanan pendidikan di seluruh Kabupaten Serang sesuai dengan standar pelayanan minimal atau SPM dan sesuai harapan masyarakat.
“Kalaupun nanti ada kekurangan teknis, Kami memohon ibu kepala, komite dan pihak lain saling menguatkan. Kita saling membantu agar anak didik bisa belajar dengan maksimal,” katanya.
Ia menuturkan, sebelumnya siswa terpaksa belajar di lantai karena kursi dan meja masih belum tersedia, namun dipastikan alat kelengkapan belajar sudah tersedia.
“Ini sudah ada dianggaran tahun 2024, siswa ngampar di lantai baru kemarin di MPLS, karena ada penambahan murid sesuai dengan daya tampung sekolah disini,” jelasnya.
Baca Juga: Budi Rustandi Perjuangkan Status Kota Serang Sebagai Ibukota Provinsi Banten
Kepala Sekolah SDN Kalong Eti Rohyati mengatakan, sempat ada kesalah fahaman antara wali murid dan pihak sekolah karena jumlah siswa lebih banyak dari pada meja dan kursi.
“Semoga kedepannya lebih baik lagi dan lebih banyak lagi bangkunya. Sekarang sudah dianggarkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, karena jumlah siswa lebih banyak dari pada kursi akhirnya pihak sekolah memilih untuk belajar dengan lesehan di atas lantai.
“Karena muridnya 40 enggak mungkin kita pasang lima meja di kelas satu. Makannya sebelum ada kursi, kita lesehan dulu sementara,” katanya.***


















