BANTENRAYA.COM – Taman Kota Ciruas di Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang kerap menjadi tempat mabuk oleh beberapa pemuda pada malam hari.
Warga yang mabuk kerap kali menempati Taman Kota Ciruas untuk mabuk pada pukul 22.00 hingga larut malem hingga beberapa kali kerap terjadi keributan.
Pantauan Banten Raya di lokasi, Taman Kota Ciruas terlihat kumuh dan banyak sampah yang berserakan di mana-mana.
Baca Juga: Inilah Amalan Tolak Bala Bulan Safar atau Suro, Lakukan Hal Ini Menurut Gus Baha
Bangunan-bangunan dan fasilitas di Taman Kota Ciruas juga tidak terawat dan warna chat yang menempel sudah mulai memudar.
Salah seorang Pedagang di Taman Kota Ciruas Siti Khodijah mengatakan, pemuda yang mabuk mendatangi lokasi tersebut hampir setiap hari.
“Di sini hampir tiap malem, ada yang mojok, ada yang bencong. Terus ngumpul dan mabuk-mabukan bersama teman-temannya,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat 18 Juli 2025.
Ia menjelaskan, para pemuda yang mabuk kerap kali melakukan keributan di Taman Kota Ciruas sehingga membuat orang-orang merasa tidak nyaman.
“Namanya lagi mabuk, kadang ada yang berantem, terus berisik, jadi bukan mojok-mojok lagi,” katanya.
Khodijah menuturkan, Taman Kota Ciruas sering dijadikan tempat mabuk karena lokasinya yang minim cahaya dan banyak pepohonan Hb rimbun sehingga pemabuk mudah merahasiakan perbuatannya.
“Tiap malam, apalagi malam minggu sangat banyak yang mabuk-mabukan. Biasanya meraka datang diiatas pukul 10.00 WIB hingga sampai pukul 03.00 WIB,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, para pemabuk didominasi oleh pendatang luar yang sengaja merantau seperti anak jalanan, anak punk dan lain sebagainya.
“Banyaknya dari pendatang dan bukan orang Ciruas,” paparnya.***


















